Ringkasan Berita
* PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE) menargetkan pertumbuhan kinerja keuangan double digit pada tahun 2026.
* Optimisme ini didorong oleh realisasi kinerja impresif pada Kuartal I-2026, di mana laba bersih melonjak 495,5% menjadi Rp97,2 miliar.
* Untuk menjaga momentum, perusahaan menerapkan tiga strategi utama: akselerasi proyek berjalan, peningkatan pendapatan berulang (recurring income) melalui bisnis hospitality, serta ekspansi geografis ke wilayah Sumatra dan Kalimantan.
————————————————-
Surabaya (beritajatim.com) – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE), pengembang properti terintegrasi di bawah naungan TANRISE, menatap tahun 2026 dengan ambisi besar. Berbekal kinerja keuangan yang melesat pada kuartal pertama tahun ini, perusahaan optimistis mampu membukukan pertumbuhan double digit hingga akhir tahun.
Direktur Utama RISE, Budi Agusti, menegaskan bahwa fundamental industri properti nasional saat ini memberikan peluang yang sangat baik, terutama pada segmen hunian, hospitality, dan logistik modern.
“Kami melihat tahun 2026 sebagai momentum yang tepat untuk mengakselerasi pertumbuhan. Dengan land bank strategis dan ekosistem TANCORP Group yang terintegrasi, RISE memiliki fondasi kokoh untuk mencetak pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Budi dalam keterangan resminya.
Untuk mencapai target tersebut, RISE telah merumuskan tiga mesin pertumbuhan utama:
1. Akselerasi Proyek Existing : Percepatan pembangunan pada seluruh portofolio berjalan untuk mempercepat serah terima ke pasar.
2. Penguatan Recurring Income : Perluasan aset hotel bintang lima dan serviced apartment untuk menjaga stabilitas arus kas jangka panjang.
3. Ekspansi Geografis: Membuka potensi pasar baru ke wilayah Sumatra dan Kalimantan guna menangkap peluang dari pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa.
Strategi recurring income menjadi fokus khusus bagi RISE. Saat ini, portofolio hospitality perusahaan telah diperkuat oleh jaringan properti ternama seperti Vasa Hotel, Vasa Suites, Solaris, dan Cleo Business Hotel, dengan rencana pengembangan baru di Bali dan Malang.
Optimisme RISE didukung oleh catatan kinerja yang luar biasa pada Kuartal I-2026. Pendapatan usaha tercatat tumbuh 36,2% menjadi Rp173,1 miliar, sementara EBITDA melonjak drastis sebesar 262,3% menjadi Rp79,7 miliar. Puncaknya, laba bersih perseroan meroket hingga 495,5% menjadi Rp97,2 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Budi menambahkan bahwa meski agresif dalam melakukan ekspansi, perseroan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam setiap langkah investasi.
“Kinerja Kuartal I-2026 menjadi bukti bahwa strategi kami berada di jalur yang tepat. Fokus kami adalah memastikan setiap proyek baru memberikan nilai tambah yang optimal bagi performa jangka panjang perusahaan,” tutup Budi.[rea]






