Liverpool (beritajatim.com) – Liverpool FC telah berbelanja GBP196 juta (Rp4,26 triliun) pada bursa transfer musim panas kali ini. Tetapi, mereka belum berhenti berburu. LFC ingin menghadirkan satu striker yang bakal jadi pilihan utama.
Dilansir Sky Sport, The Reds telah melayangkan tawaran kepada Newcastle United untuk striker Alexander Isak. Tidak tanggung-tanggung. Nominalnya mencapai GBP120 juta (Rp2,6 triliun).
Jika disetujui, maka Isak bakal menjadi pembelian klub Premier League termahal dalam sejarah. Saat ini, rekor itu masih dipegang oleh Enzo Fernandez dengan GBP106,8 juta (Rp2,32 triliun) ketika dibeli Chelsea dari SL Benfica dua tahun silam.
“Sikap Newcastle jelas sejak awal. Mereka enggan menjual Isak. Bahkan, kontrak baru telah disiapkan,” klaim Fabrizio Romano.
Alih-alih berencana melepas Isak, Newcastle justru membidik Hugo Ekitike untuk menjadi tandemnya. Banderol striker Eintracht Frankfurt itu diyakini bisa mencapai GBP70 juta (Rp1,5 triliun).
Ternyata, LFC juga meramaikan perburuan striker yang musim lalu mengemas 22 gol tersebut. Tetapi, operasi pembajakan Ekitike hanya berlaku jika Isak gagal didatangkan.
Situasi tersebut membuat Newcastle jadi serbasulit. Di lain sisi ingin mempertahankan Isak dan menduetkannya dengan Ekitike. Di sisi lainnya tawaran dari LFC untuk Isak juga menggiurkan. Memperkecil kans Isak dan Ekitike bisa bersama
Tetapi, untuk merampungkan saga transfer Isak atau Ekitike, LFC juga harus menuntaskan penjualan pemain. Untuk hal ini, Luis Diaz dan Darwin Nunez disebut jadi yang akan dikorbankan.
Harga kombinasi dua pemain itu diyakini bisa mencapai GBP120 juta (Rp2,6 triliun). Harga tersebut sama seperti yang ditawarkan LFC kepada Newcastle untuk Isak.
Bayern Munchen dan FC Barcelona masih berminat untuk mendatangkan Diaz. Sedangkan untuk Darwin, solusi paling realistis adalah melepasnya dengan skenario pinjaman. Bahkan, jika Diaz dan Darwin cepat terjual, bukan tidak mungkin LFC mendatangkan Isak dan Ekitike sekaligus. (dio)






