Pasuruan (beritajatim.com) – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pasuruan memberikan listrik gratis kepada sembilan kelompok tani di Kabupaten Pasuruan. Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional dan diserahterimakan di lokasi masing-masing.
Kelompok tani Satak Makmur 2 di Desa Manarui, Kecamatan Bangil, menjadi salah satu penerima manfaat. Selama ini, persawahan mereka hanya mengandalkan air hujan.
“PLN menyediakan listrik gratis kepada petani agar bisa digunakan untuk energi mesin pompa, mendapatkan air dari sumur bor,” kata Manajer PLN UP3 Pasuruan, Agus Susanto, Kamis (6/3/2025).
Agus menjelaskan bahwa setiap titik listrik gratis memiliki daya 5.500 watt, cukup untuk mengoperasikan pompa air besar. “Tiap meteran ada 5.500 watt yang bisa digunakan untuk pompa air besar, jadi petani tidak perlu biaya lagi untuk beli solar,” ucapnya.
Ketua kelompok tani Satak Makmur 2, Kusnan, menyampaikan terima kasih atas bantuan ini. “Kalau ada listrik, pompa bisa berjalan untuk mengairi sawah di Dusun Satak, petani tidak lagi keluar biaya,” terangnya.
Kusnan menambahkan, listrik gratis ini akan meningkatkan kesejahteraan petani dan hasil panen. “Ada listrik, petani bisa panen 3-4 kali dalam setahun, biasanya hanya 2 kali mengandalkan air hujan,” ucapnya.
Program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong swasembada pangan nasional dengan biaya pertanian yang lebih murah.
“Dengan adanya stasiun listrik pengisian umum di area pertanian, menunjukkan bukti Pemerintah aktif dalam mendorong swasembada pangan nasional dengan biaya pertanian lebih murah,” tutup Agus. [ada/beq]






