Surabaya(beritajatim.com) – Salah satu dosen di Surabaya ciptakan aplikasi penghitungan cepat pemilu. Tujuan pembuatan Inovasi dari pengajar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) untuk membantu instansi pemerintah atau lembaga lainnya yang membutuhkan penghitungan cepat suara pemilih dalam pemilu.
Ide pembuatan digagas oleh PENS, Firman Arifin ini berawal dari kebutuhan masyarakat terkait dengan pemilu yang tidak hanya sekedar mencoblos dan menunggu hasilnya besok, akan tetapi menurut Firman dengan teknologi maka bisa menjawab semua persoalan tersebut.
Dari kebutuhan ini, teknologi bisa menjawabnya, apalagi dengan memakai cara sederhana dengan aplikasi yang bisa digunakan oleh masyarakat yakni berbasis WA dan wabsite. Terkait entry data, dosen PENS ini hanya menggunakan teknologi WA dengan mengunakan sebuah IP yang sudah dibuat sebelunya, yakni IP robot pak rt.
Lebih lanjut Firman menambahkan bahwa tidak semua orang bisa mengirim data ke WA yang terhubung langsung dengan aplikasi buatannya ini. Menurutnya ada perlindungan data melalui validasi data, apabila sebuah data masuk ke aplikasi ini.
Validasi tersebut diantaranya yang pertama PIN. Hanya saksi-saksi di TPS yang dikasih kepercayaan yang bisa memberikan data lewat WA khusus lewat PIN, sehingga PIN tersebut sudah mewakili sebuah TPS di tingkat Kelurahan Kecamatan, dan Provinsi.
Kedua ialah Format Data. Masing-masing pengirim data punya format data masing-masing, sehingga tidak semua orang mengetahuinya. Ketiga, Menghitung DPT (Daftar Pemilih Tetap), sehingga jika ada data yang masuk melebihi DPT maka akan tertolak datanya.
Menurut Firman, metode yang digunakan cukup simpel, apalagi jika metode yang digunakan benar, maka kecepatan validasi data akan tercapai.
Hingga kini aplikasi karya dosen PENS ini sudah di manfaatkan oleh salah satu instansi Pemerintah, Parpol maupun Caleg. Untuk tingkat akurasi datanya di pastikan akurat. (ted)






