Lamongan (beritajatim.com) – Upaya membangun kemandirian ekonomi desa terus diperkuat melalui kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Di Desa Kramat, Kabupaten Lamongan, koperasi ini terbentuk berkat sinergi kuat antara Babinsa dan warga setempat yang fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama petani.
Babinsa Desa Kramat, Serda Teguh Purnomo, memainkan peran ganda bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi rakyat. Ia mendampingi warga sejak awal proses pendirian koperasi hingga koperasi berjalan secara operasional.
“Bagi kami, tugas melayani masyarakat bukan hanya soal keamanan, tapi juga mendukung kesejahteraan mereka. Melalui koperasi ini, masyarakat bisa lebih mandiri secara ekonomi,” ujarnya, Senin (28/7/2025).
Koperasi yang fokus pada sektor pertanian ini menyediakan kebutuhan utama petani seperti pupuk dan obat-obatan pertanian dengan harga lebih terjangkau. Akses yang mudah dan harga yang stabil dinilai mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap harga pasar yang tidak menentu.
Ketua KDMP Desa Kramat, Afandi, menjelaskan bahwa koperasi yang diresmikan pada 25 Juli 2025 itu telah memiliki sekitar 700 anggota. Ia menyebut sektor pertanian dipilih karena merupakan kebutuhan paling mendesak di desa tersebut.
“Kami memulai dari sektor pertanian karena itu yang paling dibutuhkan warga. Saat ini, koperasi menyediakan bahan pertanian sekaligus permodalan bagi petani,” kata Afandi.
Dampak positif keberadaan koperasi dirasakan langsung oleh warga. Sri, seorang petani, mengaku lebih mudah memperoleh pupuk dengan harga yang tidak memberatkan.
“Sekarang kami bisa beli pupuk dengan harga lebih murah dan mudah. Ini sangat membantu petani kecil seperti kami,” ucapnya. [fak/beq]






