Surabaya (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan sejumlah rumah sakit daerah menggelar aksi donor darah serentak pada Kamis (2/10/2025).
Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan total 900 peserta di empat daerah berbeda, yakni Surabaya, Malang, Madiun, dan Pamekasan. Di Surabaya sendiri, kegiatan berlangsung di dua titik, yaitu Kantor BKD Provinsi Jawa Timur yang melibatkan 300 pendonor, dan BPR Jatim dengan 100 pendonor.
Sedangkan di Malang, donor darah berlangsung di Bakorwil III Malang dengan peserta 200 orang. Lalu, di Bakorwil I Madiun terdapat 200 orang pendonor. Sementara itu, 100 peserta lainnya mengikuti donor darah di RSUD M. Noer Pamekasan, Madura.
Aksi ini mendapat sambutan antusias dari para peserta. Salah satunya Giga, pegawai Dinas Peternakan Jawa Timur, yang untuk pertama kalinya mendonorkan darah.
“Saya ikut karena alasan kemanusiaan. Darah kita bisa bermanfaat bagi orang lain. Semoga ini menjadi awal untuk rutin berdonor,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat Jawa Timur untuk menjaga kesehatan agar bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan serupa. “Tidur cukup, makan sehat, olahraga teratur, dan jauhi gaya hidup berisiko, itu penting kalau mau rutin donor darah,” tambah Giga.
Sementara itu, Leila Fitri dari Politeknik Penerbangan Surabaya mengungkapkan rasa bahagianya bisa kembali mendonor setelah dua tahun absen karena tekanan darah tinggi. “Alhamdulillah tadi tensi saya normal, jadi bisa donor lagi. Senang sekali rasanya bisa ikut berkontribusi,” ujarnya.
Leila berharap kegiatan donor darah semacam ini dapat dilakukan lebih rutin ke depan. “Ini kegiatan yang sangat bagus dan bermanfaat. Semoga Jawa Timur semakin maju,” tambahnya.
Selain donor darah, para peserta juga mendapatkan makanan ringan, susu, dan goodie bag dari panitia sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata semangat kemanusiaan, tetapi juga menjadi refleksi semangat kebersamaan dalam memperingati usia ke-80 Jawa Timur.
Dengan slogan “Setetes darah kita, nyawa bagi sesama,” acara ini diharapkan mampu menggugah lebih banyak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam aksi donor darah secara rutin. [ipl/beq]








