Surabaya (beritajatim.com) – DOKU, platform penyedia sistem pembayaran online mulai serius menjajaki segmen UMKM. Jika sebelumnya DOKU lebih banyak berkolaborasi antar lembaga lewat jalur bisnis to bisnis, kini DOKU ingin lebih dekat dengan pelaku UMKM.
“Selama ini kami sudah bermitra dengan sejumlah perusahan besar dan kami menjadi gerbang transaksi online mereka lewat Qris. Namun kini kami ingin dikenal lebih dekat oleh msyarakat terutama UMKM,” beber SVP of Business Expansion and Regional Sales DOKU, Irfan Burhan, Kamis (10/11/2022).
Dikatakan, 90 persen transaksi dari kerjasama antar lembaga. Sedangkan dari UMKM baru 10 persen. Hal itu juga yang membuat manajemen DOKU menggenjot promosi dengan menggelar Bazaar non-tunai yang diselenggarakan oleh platform kreatif penggiat brand lokal, Project X Market Surabaya.
Acara yang akan berlangsung mulai tanggal 11 — 13 November 2022 mendatang akan dilaksanakan di Mall Tunjungan Plaza 3, dengan menghadirkan lebih dari 170 tenant F&B, Fashion, Pet and Plants, dan masih banyak lagi yang lainnya.
“Kami berharap akan lebih banyak lagi masyarakat yang menggunakan DOKU dengan bazar ini,” harapnya.
Bazaar produk lokal seperti Project X Market yang telah digelar secara rutin selama bertahun-tahun menjadi titik awal bagi DOKU untuk menjangkau pejuang UMKM Digital di kota pahlawan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”online”]
“Pesatnya pertumbuhan UMKM Digital, terutama pasca pandemi membuat DOKU berinovasi, menggunakan dan mengembangkan produk dan layanan yang dimiliki menjadi siap pakai, lebih ramah teknologi dan ramah biaya untuk melayani segmen ini,” ujar AVP of Merchant Acquisition – Business SME DOKU, Herunata Joseph.
Untuk melayani segmen UMKM Kreatif Digital DOKU telah menyiapkan layanan pembayaran siap pakai seperti QRIS dan Payment Link (berupa WhatsApp Link atau e-invoice) yang didukung oleh fitur e-katalog untuk kelola toko online yang dapat dipersonalisasi.
Heru menambahkan, kebanyakan UMKM Kreatif Digital memiliki profil usaha yang sangat dinamis, dimana sebagian besar belum memiliki website bisnis dan lebih memanfaatkan platform media sosial untuk memasarkan barang dan jasanya.
“Oleh karena itu, selain produk pembayaran yang mudah digunakan, DOKU juga memberikan program pendampingan bernama Juragan DOKU, bagi UMKM Kreatif Digital yang ingin menambah keahlian dan pengetahuan berbisnis online,” tandasnya. [rea]






