Tulungagung (beritajatim.com) – Penuh dedikasi dan sangat peduli terhadap daerahnya. Itulah sosok dr Kasil Rokhmad, MMRS, FISQua, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.
Pria yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Dr Iskak Tulungagung tersebut telah mengabdikan dirinya untuk melayani masyarakat di Tulungagung. Terutama dalam bidang kesehatan.
Selama dipimpin dr Kasil, RSUD Dr Iskak Tulungagung terbilang moncer dalam bidang pelayanan. Terbukti, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tulungagung itu menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Jawa Timur.
RSUD Dr Iskak telah ,ewakili Indonesia dalam presentasi Smart Health City tingkat Dunia Tahun 2023. Di tahun yang sama, rumah sakit ini juga menyandang predikat terbaik dalam Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi.

Tebaru, dr Kasil berusaha memajukan Tulungagung di bidang teknologi industri agar bisa menopang kearifal lokal daerahnya. Dia melakukan pra kerjasama bidang teknologi dengan PT Parametrik Solusi Integrasi, sebuah perusahaan di bidang Riset dan Teknologi.
Perusahaan tersebut telah banyak melahirkan karya anak Bangsa di Bidang Teknologi. Mulai sektor energi, pangan, industri pertanian, industri perkebunan sampai sektor kesehatan.
Inovasi yang dilahirkan telah banyak digunakan baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Utamanya untuk support di daerah-daerah terpencil atau daerah 3T (Terluar, Terdepan dan Tertinggal).
“Tulungagung juga merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Laut Selatan, maka di perlukan Teknologi yang sangat canggih dlm membantu nelayan di pesisir dalam membangun industri pengolahan ikan di Tulungagung khususnya,” ujar dr Kasil, pada Rabu (5/6/2024).
Impian dr Kasil untuk mengangkat perekonomian masyarakat nelayan di pesisir dengan memayungi mereka dalam badan koperasi. Kemudian, melengkapi peralatan menangkap ikan dengan kecanggihan teknologi.
Lantas, membangun cold storage sampai membangun industri pengolahan ikan di Tulungagung adalah keniscayaan yang harus segera diwujudkan, termasuk mendatangkan investasi untuk menjadikan Tulungagung sebagai daerah pengekspor ikan terbesar di Indonesia.
Teknologi karya PT Parametrik Solusi Integrasi siap berkolabirasi untuk mewujudkan terobosan ini. Mengawali kolaborasi ini, dr Kasil Rokhmad, MMRS, FISQua, mengirimkan 10 orang putra-putri terbaik Tulungagung Jawa Timur untuk mengikuti kunjungan industri di PT Parametrik Solusi Integrasi, agar Teknologi tersebut dapat segera dilakukan di Tulung Agung Jawa Timur.
Hal tersebut disambut baik dan didukung oleh Ketua Yayasan Jokowi Centre, Hery Setiawan dan menugaskan Ketua Yayasan Jokowi Centre Jatim, Muji Rahayu untuk mulai melakukan penjajakan kolaborasi serta memulai langkah awal untuk memproteksi para nelayan pesisir Tulungagung dalam badan hukum koperasi nelayan agar segera terwujud Tulungagung Gumilang (Guyub, Mitayani dan Langgeng). [nm]






