Ponorogo (beritajatim.com) – Diduga diterpa angin kencang, Bangunan Taman Kanak-kanak (TK) Dharma Wanita 01 Desa Gandukepuh Kecamatan Sukorejo Ponorogo roboh. Robohnya gedung itu terjadi pada hari Minggu (28/5) siang kemarin.
Beruntung saat kejadian, tidak ada aktivitas belajar di ruangan yang roboh tersebut. Sehingga, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa.
“Waktu roboh kemarin itu, suaranya menggelegar, kayak ban truk meletus,” kata Pesuruh SDN 02 Gandukepuh, Sunjoto, Senin (29/5/2023).
Waktu roboh itu, Sanjoto tidak sedang berada di lokasi kejadian. Ia sedang berada di rumahnya, dan dikabari oleh warga bahwa bangunan TK itu roboh. Menurut informasi warga, suara gemuruh robohn itu sempat mengagetkan warga di sekitar TK. Sebab, saat itu tidak ada hujan, hanya saja angin berhembus cukup kencang.
“Kata warga saat kejadian memang angin berhembus cukup kencang, kemungkinan yang menyebabkan bangunan itu roboh,” katanya.
Baca Juga: 700 Kendaraan Bermotor di Ponorogo Kena Blokir Pajak
Diakui Sanjoto, sebelum roboh memang atap bangunan sudah menunjukkan tanda-tanda akan roboh. Sebab, terlihat atap sudah melengkung. Menurutnya kayu-kayu di atap itu sudah mulai keropos, karena digerogoti oleh rayap putih.
“Memang atap sebelum roboh kelihatan sudah melengkung, kayunya sudah keropos karena makan rayap putih,” ungkapnya.
Baca Juga:
https://beritajatim.com/peristiwa/bupati-sugiri-lepas-498-jemaah-haji-asal-ponorogo-90-persen-lansia/
Bahkan atap teras TK Dharma Wanita itu, dua minggu lalu kayunya sudah keropos dan sudah mulai roboh. Sehingga sejak saat itu, diputuskan untuk memindah anak-anak TK yang belajat di situ, ke tempat yang lebih aman. Tercatat, ada 12 siswa TK yang pindah.
“Sebelum roboh itu, dua minggu sebelumnya atap teras juga habis roboh, kayi-kayunya juga mulai lapuk,” pungkasnya. (end/ted)






