Jember (beritajatim.com) – Muhammad Fawait, calon bupati nomor urut 2 yang diusung 14 partai politik, menegaskan komitmennya untuk mengedepankan pemberantasan korupsi, jika terpilih memimpin Kabupaten Jember, Jawa Timur pada 2025-2030.
Penegasan ini dikemukakan Fawait saat menjawab pertanyaan wartawan dalam sesi konferensi pers, usai acara pengundian nomor urut pasangan calon calon kepala daerah dan wakilnya, di aula Stikes Universitas dr. Soebandi, Senin (23/9/2024) malam.
“Saya kader Prabowo. Ke depan, kesejahteraan masyarakat harus diutamakan., termasuk pemberantasan korupsi,” kata Fawait.
Ditanya soal isu poligami, Fawait berkomitmen tidak melakukan kampanye hitam. “Kami tetap akan melakukan kampanye terhormat. Kalau negative campaign akan kami lakukan, karena itu diatur dalam undang-undang, dan alhamdulillah istri saya tersenyum. Saya pikir ini tidak dalam rangka menolak (poligami) atau tidak. Tapi istri saya tersenyum bahagia mendengarkan begitu-begitu. Diejek, dijelekin, difitnah, senyumin saja, disalawatin,” katanya.
Fawait percaya akan memenangi pilkada di Jember tahun ini. “Insyaallah, nomor urut 2 adalah pertanda baik, karena pada tahun 2024, yang menang rata-rata adalah nomor urut 2. Kemenangan ini akan kami persembahkan bersama Pak Djoko untuk kaum miskin,” kata mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Universitas Airlangga ini. [wir]







1 Komentar
Poligami yg bener sesuai syariat apa jg diberantas? Judul nya koq ngawur