Lamongan (beritajatim.com) – Dinas Pemuda dan Olahraha (Dispora) Kabupaten Lamongan mulai mengembangkan cabang olahraga baru bernama Pickleball.
Pickleball merupakan cabang olahraga yang menggabungkan antara unsur pingpong, tenis, dan bulu tangkis. Selain bisa dimainkan di lapangan outdoor, olahraga ini juga bisa dimainkan di lapangan indoor.
Menurut Kepala Dispora Lamongan, Kandam, awalnya olahraga ini dikembangkan di Amerika Serikat sebagai permainan anak-anak. Namun seiring berjalannya waktu, banyak orang dewasa yang juga menikmati olahraga ini sebagai salah satu aktivitas untuk membakar kalori.
“Pickleball baru diperkenalkan di Indonesia pada 2019 silam. Olahraga ini adalah gabungan dari unsur pingpong, tenis dan bulu tangkis. Sudah merambah di berbagai wilayah, dan sekarang juga mulai kami kembangkan di Lamongan,” ujar Kandam, saat dikonfirmasi, Minggu (20/11/2022).
Oleh karenanya, Kandam menuturkan, guna memperkenalkan cabor Pickleball ini, Dispora Lamongan bekerjasama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga Pickleball Universitas Negeri Surabaya telah menggelar kegiatan Training of Training (TOT) cabor Pickleball.
Ia menyebut, TOT itu diikuti oleh 70 orang dari unsur Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) tingkat SD/MI se-Kecamatan Lamongan. Ia pun berkata, TOT bertujuan untuk memasyarakatkan Pickleball di kalangan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).
“Kagiatan TOT Cabor Pickleball ini sendiri diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang sedang melaksanakan PKL di Dispora Lamongan,” tambahnya.
Secara rinci, Kandam menjelaskan, olahraga Pickleball ini membutuhkan fasilitas pendukung berupa lapangan, jaring, bola dan dayung atau paddles. Untuk lapangannya sendiri, ukurannya lebih kecil dari lapangan tenis dan mirip dengan lapangan bulu tangkis ganda.
Lapangan itu, tambah Kandam, berbentuk persegi panjang berukuran 20 x 44 kaki. Sedangkan ukuran jaringnya setidaknya 21 kaki dan 9 inci, serta memiliki tinggi minimal 30 inci.

“Bola pickleball dibuat dari plastik dan memiliki lubang dengan berbagai ukuran dengan permukaan mulus dan tampil dalam berbagai warna. Lalu dayung atau raket yang disebut dengan paddles dalam olahraga ini mirip seperti raket pingpong,” terangnya.
Masih kata Kandam, tujuan dari Pickleball ini hampir sama dengan olahraga pingpong, bulu tangkis dan tenis, yakni mencetak poin dengan cara melempar bola melewati net atau jaring, hingga lawan tidak dapat mengembalikannya.
“Pemain pertama yang mencapai 11 poin dengan unggul 2 poin dari lawan akan memenangkan permainan. Dan jika telah mencapai skor 11 tanpa keunggulan 2 poin, maka permainan berlanjut hingga salah satu pihak mencapainya,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
Sementara itu, Ketua UKM Pickleball Unesa, Brillian menyampaikan, kegiatan TOT ini adalah wujud partisipasi para mahasiswa dalam memasyarakatkan salah satu cabor baru di Indonesia Pickleball.
Setelah TOT ini digelar, Brillian menegaskan, Dispora dan UKM Pickleball Unesa bakal membuka kesempatan bagi para peserta untuk memperdalam cabang olahraga baru Pickleball tersebut.
“Upaya memperdalam ini dilakukan dalam bentuk latihan bersama, di Gedung Bulu Tangkis yang berada di Belakang Spot Centre Lamongan atau GOR Lamongan, melalui para mahasiswa yang sedang melaksanakan PKL di Dispora,” tutupnya. [riq/but]







