Jombang (beritajatim.com) – Belum usai riuh pasar rakyat yang diadakan relawan Warsubi-Salman. Kali ini giliran masyarakat Mojowarno yang bisa membeli sembako dengan harga super murah.
Hanya Rp20 ribu, masyarakat bisa mendapat beras berkualitas bagus sebanyak 3 kilogram, 2 bungkus mie instan dan 1 botol minyak goreng 900 ml.
Puput (40), Warga Desa Selorejo Kecamatan Mojowarno ini datang bersama tetangganya satu desa. Dengan mengenakan daster panjang, Puput duduk di deret tengah. Ia mengaku sudah datang sejak pukul 8 pagi.
“Biar dapat nomer urut duluan. Soalnya nanti dipanggilnya sesuai urutan menukar kupon. Jadi datang lebih pagi nggak apa-apa,” ujarnya, Kamis (3/10/2024).
Menurut Puput pasar rakyat WarSa ini sangat membantu masyarakat. Ia berharap program ini akan terus ada jika Warsubi-Salman terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Jombang 2025-2030.
“Semoga Abah Warsubi dan Gus Salman bisa menang. Jadi program pasar rakyat ini bisa terus diselenggarakan,” kata Puput (40) dengan bersemangat.
Tak hanya Puput, Luluk warga Desa Menganto Kecamatan Mojowarno juga menginginkan program pasar rakyat Warsa ini terus berjalan di kala segala macam harga bahan makanan pokok serba mahal.
“Sekarang semua serba mahal, nggak cuma sembako, semua kebutuhan hidup naik terus. Kalau bisa ya pasar rakyat seperti ini memang selalu diadakan. Kalau Abah Subi dan Gus Salman menang, harus ada terus ini,” ungkapnya sambil tertawa.
Gus Salman yang hadir di Desa Menganto menjanjikan bahwa pasar rakyat Warsa akan diusahakan untuk terus dilakukan ketika dirinya dan Abah Warsubi memimpin Kabupaten Jombang. Kedepan, pihaknya berharap komoditi untuk pasar rakyat WarSa bisa ditingkatkan untuk warga kurang mampu. Bahkan, bisa ditambah kuotanya.
“Untuk saat ini memang kuotanya terbatas. Setiap titik dipilih memang warga yang ekonominya kurang baik. Nanti semoga ketika kami terpilih, kuotanya bisa lebih banyak. Tidak ada lagi masyarakat Jombang yang kelaparan atau susah mendapat bahan pangan,” tegasnya.
Gus Salman kemudian bercerita, di kampungnya ada lansia yang tidak punya sanak saudara dan untuk bergerak sudah susah. Ia pun menggerakkan warga sekitar untuk lebih peduli dengan lansia tersebut. Secara bergiliran memberi makan dan minum.
“Insyaallah ketika saya dan Abah (Warsubi) menjabat, masyarakat Jombang bisa guyub rukun. Saling gotong royong. Tidak ada yang kelaparan dengan alasan apapun. Insyaallah juga Pasar Warsa akan terus ada untuk njenengan semua,” ujarnya.
Sembako Miliki Peran Penting

Sementara itu, Warsubi yang hadir di Desa Selorejo Kecamatan Mojowarno mengaku akan tetap mempertahankan program Pasar Rakyat Warsa untuk masyarakat Jombang jika dirinya terpilih.
“Dalam menghadapi fluktuasi harga di pasar, sembako menjadi acuan dalam mengukur tingkat inflasi dan stabilitas ekonomi. Oleh karena itu, sembako memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
“Pasar rakyat Warsa ini menjadi salah satu hal yang menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinan Warsubi-Salman, kebutuhan dasar masyarakat akan terpenuhi dengan baik,” pungkas mantan Kades Mojokrapak Kecamatan Tembelang tiga periode ini.
Seperti diketahui pasangan Warsubi-Salman adalah Cabup-Cawabup yang akan bertarung di Pilkada Jombang 27 November 2024. Pasangan nomor urut 2 ini diusung oleh sejumlah partai. Di antaranya, Partai Gerindra (8 kursi), PKB (12 kursi), Partai Golkar (5 kursi), PKS (3 kursi), serta Partai Nasdem (2 kursi). Totalnya 30 kursi.
Sedangkan partai non-parlemen yang memberikan rekomendasi untuk pasangan ini adalah PAN (Partai Amanat Nasional), PSI (Partai Solidaritas Indonesia) dan Partai Gelora. [suf]






