Madiun (beritajatim.com) – Aksi pencurian dengan pemberatan terjadi di SDN Tiron 02, Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa (17/2/2026) dini hari. Pelaku diduga lebih dari satu orang dan menyasar perangkat penunjang kegiatan belajar mengajar.
Kapolsek Nglames AKP Agustinus Dwi Cahyono mengatakan, pelaku masuk ke area sekolah dengan cara merusak akses bangunan.
“Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pelaku diduga masuk melalui jendela belakang sekolah dengan cara mencongkel,” ujar AKP Agustinus, Selasa (17/2/2026).
Dalam peristiwa tersebut, sejumlah barang inventaris sekolah dilaporkan hilang. Di antaranya satu unit laptop, 12 unit Chromebook, serta satu hard disk. Total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta.
Kasus ini pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah bernama Dadang saat hendak beraktivitas di pagi hari. Mengetahui adanya kerusakan dan barang hilang, ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Nglames.
“Setelah menerima laporan, anggota Polsek Nglames bersama Tim Inafis Polres Madiun langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP,” jelasnya.
Petugas memasang garis polisi di dua ruangan yang menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang bukti seperti dus kemasan laptop dan Chromebook turut diamankan guna kepentingan penyelidikan.
Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan mendalami kemungkinan keterlibatan lebih dari satu orang dalam aksi tersebut.
“Kasus pencurian dengan pemberatan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tandas AKP Agustinus. (rbr/aje)






