Blitar (beritajatim.com) – Kiai muda Nahdlatul Ulama (NU) asal Blitar, Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam menjadi sorotan publik. Gus Iqdam dianggap Flexing atau pamer kemewahan dunia oleh netizen.
Anggapan itu muncul setelah Gus Iqdam mengendarai mobil GMC di sebuah acara pengajian di Pacitan pada 28 Januari 2025 lalu. Dalam video yang diupload oleh akun Smpanturanews itu terlihat Gus Iqdam mengendarai mobil senilai Rp.4,5 miliar itu dengan pengawalan ketat dari anggota kepolisian.
Sontak apa yang dilakukan Gus Iqdam itu pun menjadi sorotan netizen. Tidak sedikit dari netizen yang menganggap Gus Iqdam Flexing atau pamer kemewahan duniawi. “Yang tidak mewah-mewahan cuma Gus Baha,” tulis akun Omahmanies.
Terkait hal itu, pengurus Pondok Pesantren Sabilu Taubah asuhan Gus Iqdam pun angkat bicara. Menurut salah satu pengurus pondok pesantren Sabilu Taubah, mobil GMC itu merupakan milik rekan dari Gus Iqdam.
“Itu (mobil) punya temannya Gus Iqdam. Gus Iqdam dipinjami, disuruh bawa. Kalau masalah plat, itu sebenarnya itu sudah diproses ternyata sudah ada yang pakai. Sebelumnya itu sudah konfirmasi, kalau plat itu belum dipakai katanya disana. Terus ternyata pas sudah kepakai, nah kita nggak tau. Nah ini sudah di push lagi untuk perpindahan platnya,” kata Ilham Jebor, Pengurus Ponpes Sabilu Taubah.
Jebor menegaskan bahwa mobil senilai Rp.4,5 miliar itu bukan milik Gus Iqdam. Meski begitu Jebor tidak tahu siapa yang meminjamkan mobil mewah buatan Amerika Serikat itu. “Bukan (milik Gus Iqdam secara pribadi). Do’akan saja Gus Iqdam bisa beli yang kaya gitu. Temannya yang minjemin, kurang tahu saya orangnya yang mana (siapa?), jamaah katanya,” imbuhnya.
Selain disorot soal harga, mobil yang dikenakan Gus Iqdam itu juga menyita perhatian lantaran nomor polisinya. Banyak netizen yang menduga plat nomor polisi kendaraan itu palsu.
Namun hal itu dibantah oleh pengurus Sabilu Taubah. Pengurus pondok pesantren Sabilu Taubah pun menjelaskan sejatinya soal nopol tersebut. “Sebenarnya plat itu belum dipakai katanya, disana. Terus kata orangnya nunggu proses faktur dll, ternyata sudah dipakai orang,” tegasnya.
Terkait peristiwa yang menghebohkan tersebut, Gus Iqdam pun meminta maaf. Sebagai Kiai muda NU Gus Iqdam pun meminta maaf jika hal itu dianggap salah oleh masyarakat. “Iya masih sekali itu dipakai. Gus Iqdam menyikapi santai, tapi ya bilang mohon maaf kalau ada kesalahan,” tandasnya. (owi/kun)







12 Komentar
Tampilkan diri sbg mana ulama muda yg brangkat awalnya ngopeni nggarangan ..anak muda yg lintang Lantung tanpa arah..dan pandang sekeliling masyarakat sosial yg rata-2 hidup sederhana dan berusaha untuk hidup yg berkeseimbangan
Saran saya segera isctifar untuk kembali ke kesadaran pribadi Gus idam yg asli
Hanya Gus Baha yg benar2 humble
Karakter warga kita.. adalah kepo dan suka ngurusi orang lain
Netizen negri konoha .karakternya.. pinter menilai orang lain tapi bodoh menilai diri sendiri..
Gus koyo GATHELLLLL
Alhamdulillah bisa naik mobil mewah, ,yg nyibir itu pengen tapi ga bisa. .ya gaa ,mo naik pesawat ato jet pribadi emang napa urusin orang yg penting pribadi nya tetap baik ya gaa. .makanya sekolah biar biar ga bego. .
Itulah hidup buat baik aja masih jelek apa lagi berbuat salah. Kalo mau lihat ya di pandang nggak mau lihat pejamkan saja mata.
Inget semua akan di hijab dr lidah sampai hatimu
Orang klo otak di dengkul yang gampang MAIDO…. g tahu kondisi yg sebenarny, klo pngin tahu yg sebenarny monggo ngaji bareng2 ke ST biar gk gampang MAIDO
Yang sering kelihatan emang semut diseberang lautan…mata hebat,”
Halah berita Ra mutu
Banyak tuh dai dai yang gembar gembor jangan terlalu mementingkan dunia…
Tapi dia dan keluarganya hidupnya jauh dari kata sederhana….