Yogyakarta (beritajatim.com) – 148 hari jelang Pelaksanaan Pemilu 2024, Rektor UGM, Prof Dr Ova Emilia menyampaikan lima pesan kebangsaan.
Hal ini diungkapkan dalam Pembukaan Dialog Kebangsaan 3 Bakal Calon Presiden Bacapres Bicara Gagasan Selasa sore (19/9/2023) di kampus UGM Yogyakarta.
Ova menuturkan UGM berharap Pemilu 2024 mampu berlangsung secara adil, sehat dan kedepankan politik programatik bukan politik identitas.
Ova berharap bahwa Pemilu 2024 ini mampu mewujudkan kesejahterana bersama bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Kami juga mendorong pelaksanaan Pemilu yang bermartabat untuk menyongsong Indonesia Emas dan UGM sebagai guru bangsa dan universitas negeri pertama di Indonesia berharap Pemilu 2024 menjadi momen yang positif,” jelas Rektor UGM.
Baca Juga: KPU Rilis Jadwal Tahapan Kampanye Pileg dan Pilpres 2024
Disampaikan Rektor UGM kelima pesan kebangsaan yang disampaikannya di antaranya yakni menjaga nilai Keindonesiaan, UGM meminta komitmen untuk menjaga nilai Keindonesiaan dalam bingkai kesejahteraan sosial dan persaibgan politik dalam Pemilu jangan merusak nilai Demokrasi. Selanjutnya yang kedua yakni kedaulatan dan ketahanann Indonesia berbagai bidang khususnya pangan, kesehatan dan energi dengan diversifikasi pangan tanpa merusak, pelayanan kesehatan yang merata serta pengembangan energi dengan sumber energi baru dan terbarukan.
Selanjutnya yang ketiga yakni kebutuhan pembangunan ramah lingkungan. Keempat yakni pembangunan komprehensif dan emnagkar kuat sehingga melakukan sistem pendidikan yang berkarakter dan penguatan ketimpangan daya saing global serta penguatan isu global dunia yang alami distruksi.
Dalam dialog kebangsaan ini dimulai pukul 15.40 hingga diperkirakan pukul 22.00 WIB yang melibatkan ribuan mahasiswa dosen dan civitas akademika kampus UGM. (aje/ted)






