Surabaya (beritajatim.com) – Di tengah isu tingginya kenaikan UKT (Uang Kuliah Tunggal), Untag Surabaya justru menawarkan beasiswa, bantuan keuangan, hingga kesempatan kerja paruh waktu bagi mahasiswa.
Rektor Untag Surabaya Prof Mulyanto Nugroho menuturkan, sebagai kampus swasta terakreditasi Unggul, pihaknya menawarkan pendidikan berkualitas dan berbagai fasilitas pendukung untuk mahasiswa.
”Lebih dari 50 persen akreditasi prodi kami sudah Unggul. Akreditasi institusi tentu saja Unggul. Dengan kualitas seperti ini, biaya SPP yang kami tawarkan ada di kisaran Rp 1,1 juta per bulan,” katanya, Senin (27/5/2024).
Untag Surabaya, lanjut dia, merupakan pusat pertumbuhan dan pengembangan bagi mahasiswa Indonesia. Sebab itu, tidak boleh ada mahasiswa yang tak melanjutkan studi lantaran faktor ekonomi. “Untag Surabaya terus memastikan bahwa pendidikan tinggi berkualitas menjadi realita bagi banyak individu, khususnya regenerasi bangsa,” ungkap Prof Nugroho yang juga Guru Besar Bidang Akuntansi tersebut.
Saat ini, Untag Surabaya menyediakan 7 fakultas dengan 3 prodi D3, 18 prodi sarjana (S1), 7 prodi magister (S2), dan 2 program profesi, serta 3 prodi doktor (S3). Untuk biaya kuliah terendah dimulai Rp 900 ribu per bulan pada Prodi Sastra Jepang yang telah terakreditasi Unggul dengan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) Rp 6.5 juta dibayarkan sekali selama masa studi.
Sementara biaya tertinggi Rp 1.3 juta dengan DPP Rp 12 juta di Prodi Ilmu Komunikasi yang juga terakreditasi Unggul. Meski demikian, calon mahasiswa baru tidak perlu khawatir karena DPP dapat diangsur 10 kali.
Dengan biaya terjangkau dan kualitas akademik tinggi, Untag Surabaya siap menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa baru yang mencari pengalaman pendidikan bermanfaat untuk bekal kesuksesan di masa depan. [ipl/kun]






