Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih karetaker Persebaya, Uston Nawawi mengaku tidak ingin memutus mata rantai kemenangan yang sudah tercapai. Untuk itu, melawan PSS Sleman, skuad Bajul Ijo tetap berambisi meraih tiga poin.
Meski begitu, menurut Uston, PSS Sleman bukanlah tim yang mudah dikalahkan. Saat bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (26/8/2023) besok, Sleman sebelumnya telah mencatatkan tiga kemenangan. Keadaan ini memotivasi Uston untuk mencapai hasil optimal.
“Pertandingan besok pasti akan seru karena baik Persebaya maupun PSS Sleman sedang mengalami tren positif. Oleh karena itu, yang bekerja keraslah yang akan meraih kemenangan,” kata Uston Nawawi, Jumat (25/8/2023).
Bermain di kandang lawan tidak membuat Persebaya gentar. Namun, Uston mengungkapkan kegembiraannya jika seluruh stadion dipenuhi oleh para pendukung. “Ketika tidak ada dukungan dari para pendukung, kami sebagai pemain merasa hambar, sebagaimana sayuran tanpa garam. Kami meraih energi positif dari para pendukung untuk bermain dengan lebih semangat,” ujarnya.
Dalam catatan pertemuan antara kedua tim, Persebaya unggul dengan empat kemenangan, sedangkan PSS Sleman hanya meraih satu kemenangan. Meski demikian, Uston tidak ingin terlalu terfokus pada hasil-hasil tersebut. “Para pelatih dan pemain memiliki perbedaan, sehingga data-data tersebut tidak bisa menjadi patokan pasti. Oleh karena itu, kami akan berusaha keras untuk meraih hasil positif,” jelas Uston.
Sementara itu, pemain Persebaya, Reva Adi, memastikan bahwa seluruh pemain siap menghadapi PSS Sleman. “Semua pemain siap dan siap berjuang besok,” ungkapnya.
Ketika ditanya tentang pemain lawan yang perlu diwaspadai, Reva Adi berpendapat bahwa semua pemain PSS Sleman memiliki kualitas permainan yang baik. Sehingga, semua pemain layak mendapat perhatian. “Kami harus waspada terhadap semua orang karena pemain mereka sangat bagus,” tutup Reva. (way/kun)
BACA JUGA: Lawan Persebaya, Panpel PSS Perketat Ticketing






