Gresik (beritajatim.com) – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melakukan kampanye politik dengan menemui para petani tambak di Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, Gresik. Cak Imin menjanjikan bakal menuntaskan permasalahan yang dihadapi para petani tambak, salah satunya soal pupuk subsidi yang langka.
Kedatangan Cak Imin didampingi Wakil Ketua DPR RI Jazilul Fawaid, Ketua DPC PKB Gresik, Abdul Qodir, dan mantan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri. Di momen tersebut, Cak Imin menerima masukan sulitnya mendapatkan pupuk subsidi.
“Saya dan Mas Anies berjanji menyelesaikan semua keluhan petani tambak yang kesulitan mendapatkan pupuk subsidi,” ujarnya, Jumat (29/12/2023).
Politisi PKB itu menegaskan apabila semua permasalahan dibiarkan akan merugikan petani tambak. Melalui perubahan yang menjadi tagline-nya, cara kerja pemerintah harus diubah.
“Insya Allah jika menang di Pemilu, kita panggil produsen pupuk. Kalau perlu mendirikan pabrik pupuk lagi biar tidak sulit mendapatkan pupuk,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dia dan Capres nomor urut 1 Anies Baswedan siap melayani masyarakat dan tidak membiarkan petani tambak malah kesulitan.
“Tugas pemerintah menjaga jarak antara renterir dan pembeli. Ini yang disebut perubahan,” katanya.
Cawapres kelahiran Jombang itu menambahkan siap bahu-membahu dengan Capres Anies Baswedan. Dia meyakinkan masyarakat agar tidak ragu dengan Anies, mengingat proses perjalannya sangat panjang sebagai seorang akademisi.
“Mas Anies itu bapaknya seorang pejuang kemerdekaan. Insya Allah duet Amin adalah duet santri,” imbuhnya.
Saat dialog, salah seorang petani, Yunus (58), asal Manyar, mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk. Padahal, pabrik pupuk ada di Gresik.
“Tolong Cak Imin nasib petani tambak diperjuangkan. Kami siap memenangkan Amin di Pemilu 2024 nanti,” paparnya.
Menanggapi keluhan itu, Cak Imin menyatakan pupuk menjadi kebutuhan pokok petani. Jangan sampai petani Gresik kesulitan dapat pupuk, padahal pabriknya di daerah yang sama.
“Bila satu putaran Amin memenangkan Pemilu, langsung bekerja mengumpulkan stake holder terkait untuk mengurai persoalan pupuk subsidi agar tidak berkepanjangan,” pungkasnya. [dny/beq]






