Gresik (beritajatim.com) – Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menggerebek satu orang terduga teroris sebagai jaringan kelompok Jamaah Islamiah (JI). Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga berinisial ASA (44) diamankan petugas saat mengantar anaknya sekolah.
ASA yang mengenakan motor Honda Supra X L 6068 CO tidak mengetahui aktivitasnya sudah dibuntuti oleh anggota Densus 88 Anti Teror. Pria yang tinggal di rumah kontrakannya di Jalan Granit Kumala Perumnas Kota Baru Driyorejo (KBD) Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
Saat ditangkap, ASA tidak melakukan perlawanan. Penangkapan tersebut juga disaksikan oleh Muspika Driyorejo, anggota Polres Gresik, serta perangkat Desa Petiken pada pukul 08.49 wib. Kemudian, pada pukul 09.48 wib petugas melakukan penggeledahan di kontrakan ASA.
Kapolres Gresik AKBP M. Nur Azis saat dikonfirmasi terkait penangkapan terduga teroris di Perumnas KBD, Kecamatan Driyorejo menuturkan, dirinya masih ada kegiatan.
“Maaf, masih pengembangan,” tuturnya melalui pesan singkat, Selasa (9/11/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”teroris”]
Sementara Kapolsek Driyorejo AKP Zunaidi membenarkan adanya pengamanan terduga Teroris oleh Densus 88 Anti Teror.
“Benar ada penggerebekan, tapi kewenangannya Mabes Polri kami hanya melakukan pengawasan saja,” pungkasnya. [dny/but]







