Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Deltras FC, Widodo C. Putro, mengaku bersyukur setelah timnya berhasil meraih kemenangan 2-0 atas PSIS Semarang dalam laga Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (26/10/2025) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Meski menang, Widodo mengakui laga melawan Mahesa Jenar tidak berjalan mudah. Menurutnya, PSIS tetap menjadi lawan berbahaya meski kini berada di papan bawah klasemen.
“Pertandingan ini sangat berat, tapi kami bersyukur bisa mendapatkan poin penuh di kandang,” ujar Widodo.
Mantan pelatih Persijab Jepara itu menilai, permainan timnya masih perlu banyak evaluasi, terutama dari sisi disiplin dan stamina pemain. Ia juga menyebut kondisi cuaca panas sempat memengaruhi performa anak asuhnya.
“Pemain harus lebih disiplin lagi, dan saya harap mereka bisa meningkatkan staminanya. Mungkin besok sore kami sudah kembali latihan untuk memperbaiki hal-hal yang masih kurang,” ucapnya.

“Cuaca panas membuat semangat dan kecepatan pemain sedikit menurun, tapi saya terus berusaha menyemangati mereka agar bisa menciptakan peluang,” tambahnya.
Sementara itu, Tito Hamzah, pemain asal Malang yang juga mencetak salah satu gol kemenangan, mengakui masih ada peluang yang terbuang karena kurang tenang dalam penyelesaian akhir.
“Mungkin dari saya kurang tenang, dan ke depan akan kami perbaiki untuk finishing,” ungkap Tito.
Dalam laga ini, Deltras FC memastikan kemenangan lewat gol Bima Ragil di menit ke-33 dan Tito Hamzah di menit ke-36. Hasil tersebut membawa Deltras FC naik ke peringkat tiga klasemen sementara dengan perolehan 15 poin. [way/but]






