Kobe (beritajatim.com) – Lamine Yamal kini sah berpredikat ikon FC Barcelona. Baru saja, wide attacker 18 tahun itu menjalani laga pramusim dengan nomor punggung 10 melawan Vissel Kobe. FCB menang 3-1.
Sekilas, semuanya terlihat sempurna. Apalagi, Yamal juga jadi starter pada laga yang dimainkan di Noevir Stadium, Kobe. Tetapi, debut Yamal dengan nomor barunya itu kurang berkesan. Sebab, dia tidak berkontribusi terhadap gol Blaugrana.
“Ini laga pramusim. Tujuannya adalah memberikan semua pemain kesempatan,” papar entrenador FCB Hans-Dieter Flick dilansir Mundo Deportivo.
Gol pertama FCB dicetak oleh Eric Garcia di menit ke-33. Dua gol FCB lainnya tercipta di babak kedua oleh Roony Bardghji (77′) dan Pedro Fernandez Sarmiento (87′). Sedangkan gol Vissel dicetak oleh Taisei Miyashiro (42′).
Yamal juga tidak terlibat di dua gol FCB pada 45 kedua. Sebab, dia telah ditarik keluar ketika babak kedua dimulai. Ironisnya, yang menggantikan Yamal adalah Bardghji yang malah mencetak gol kedua sekaligus gol debutnya bersama FCB.
Sinar Yamal malah kalah oleh Bardghji dan Dro, sapaan Sarmiento. Laga tadi sekaligus jadi debut mereka bersama FCB. Dan debut itu disempurnakan dengan gol. Bardghji baru dibeli FCB dari FC Kobenhavn dan Sarmiento baru promosi dari akademi La Masia.
“Ini seperti mimpi. Aku sempat gugup awalnya. Tetapi, pelatih dan para senior menenangkanku,” ujar Dro. (dio)






