Malang (beritajatim.com) – Mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) berhasil mengembangkan sistem dashboard keuangan berbasis Microsoft Excel. Sistem ini terbukti membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam pengambilan keputusan bisnis secara lebih efisien dan akurat.
Terdapat dua proyek penelitian unggulan yang dipamerkan dalam gelaran riset mahasiswa ini menjadi contoh nyata penerapan teknologi sederhana namun berdampak besar bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu penelitian dilakukan oleh Ainul Adha Mardiah, mahasiswi semester akhir Program D4 Keuangan.
Ainul merancang sistem Dashboard System pada Microsoft Excel sebagai alat bantu pengambilan keputusan di UMKM Warung Bu Warni. Latar belakang proyek ini bermula dari kesulitan warung tersebut dalam menganalisis penjualan dari berbagai platform online dan mengelola stok barang secara optimal.
“Sebelumnya, data keuangan dan operasional warung tidak terintegrasi dan tidak divisualisasikan secara real-time, sehingga menyulitkan pengambilan keputusan,” kata Ainul saat ditemui di booth pameran riset, Selasa (10/6/2025).
Melalui pendekatan Rapid Application Development (RAD), Ainul membangun dashboard interaktif dengan fitur pemantauan data penjualan, manajemen stok, serta analisis performa keuangan harian. Sistem ini diuji oleh ahli teknologi informasi dan pengguna internal UMKM, dengan hasil evaluasi menunjukkan kelayakan 100% oleh ahli dan 84% tingkat kepuasan oleh pengguna.
“Implementasi dashboard ini berhasil meningkatkan efisiensi pencatatan, mempermudah pemantauan stok, serta mempercepat pengambilan keputusan bisnis,” tambahnya.
Penelitian serupa juga dilakukan oleh Yosefine, mahasiswa D4 Keuangan semester 8, yang mengembangkan Dashboard Keuangan UMKM Mel Kitchen. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya literasi keuangan dan praktik pencatatan keuangan manual yang menyebabkan banyak transaksi tidak tercatat.
Dengan menggunakan metode Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate, Yosefine merancang sistem pencatatan dan visualisasi keuangan berbasis Excel yang dapat digunakan langsung oleh pelaku UMKM. Input data yang mencakup penjualan, pengeluaran, kas tunai, dan persediaan bahan dirancang agar mudah dipahami pengguna awam.
“Selama dua hari sosialisasi, pelaku UMKM dapat langsung mempelajari dan menggunakan sistem ini. Hasil evaluasi menunjukkan dashboard ini sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Yosefine.
Ketua Program Studi D4 Keuangan Polinema, Dr. Aang Afanda, SE, MM, menjelaskan bahwa riset-riset ini merupakan bagian dari komitmen Polinema dalam pemberdayaan masyarakat melalui pusat riset yang fokus pada ekonomi kerakyatan dan pembangunan berkelanjutan.
“Kami ingin mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui riset-riset mahasiswa. Tidak hanya dari jurusan keuangan, tapi juga dari administrasi niaga, teknologi informasi, hingga akuntansi,” jelas Aang.
Ia menambahkan, riset mahasiswa tidak hanya menghasilkan karya tulis ilmiah, tetapi juga perangkat nyata seperti sistem dashboard yang dapat langsung digunakan oleh pelaku UMKM di Malang Raya, termasuk di sektor kuliner dan desa wisata seperti Ngadas.
“Dashboard yang dirancang mahasiswa tidak hanya menyajikan angka, tetapi juga visualisasi sederhana yang mudah dipahami pelaku usaha. Dari situ mereka tahu produk apa yang paling laku, stok bahan yang menipis, dan kapan harus restok. Ini mendekatkan teknologi ke pelaku UMKM,” tuturnya.
Beberapa karya terbaik mahasiswa bahkan dikurasi dan dipamerkan dalam booth khusus riset pemberdayaan masyarakat Polinema. Meski sebagian besar proyek merupakan skripsi mandiri mahasiswa, tidak sedikit yang berpotensi mendapatkan pendanaan lebih lanjut dari kolaborasi dosen maupun mitra eksternal. (dan/kun)






