Pamekasan (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, mendistribusikan air bersih gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan di empat kecamatan berbeda di wilayah setempat.
Hal tersebut tidak lepas karena keterbatasan armada tangki, sebab mereka hanya dapat meminjam satu unit armada tangki dari PMI Provinsi Jawa Timur, sehingga hanya empat kecamatan berbeda yang dijadikan sebagai sasaran pendistribusian air bersih.
Sekalipun data kekeringan yang dikeluarkan BPBD Pamekasan, terdapat sebanyak 269 dusun tersebar di 76 desa berbeda di 11 kecamatan di Pamekasan, dinyatakan terdampak kekeringan akibat musim kemarau tahun ini.
“Untuk pendistribusian air bersih gratis tahun ini, kita fokuskan di empat kecamatan berbeda di wilayah selatan, yakni Kecamatan Galis, Larangan, Pademawu, dan Tlanakan,” kata Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Prayitno, Kamis (12/9/2024).
Namun sekalipun hanya empat kecamatan yang dijadikan sebagai sasaran pendistribusian air bersih gratis, jumlah titik sasaran relatif lebih banyak dibanding tahun lalu. “Untuk titik sasaran pendistribusian lebih luas dibanding tahun sebelumnya,” ungkapnya.
“Dan tidak kalah penting, distribusi bantuan air bersih ini dibagikan kepada masyarakat secara gratis, dan pendistribusian juga kita lakukan di titik tandon milik publik, bukan perorangan,” tegasnya.
Selain itu pihaknya sangat berharap pendistribusian air bersih gratis tersebut, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang berada di daerah terdampak kekeringan akibat kemarau.
“Memang kami akui bantuan ini tidak seberapa, tetapi kami sangat berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan, dan tentunya bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya. [pin/ian]






