Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Ibnu Soeyoeti berharap tambahan penerimaan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi (DBH Migas) 2023 sebesar Rp860 miliar bisa ditransfer tahun ini.
“Kami juga sudah membicarakan itu dengan Pj Bupati Bojonegoro agar tambahan DBH Migas itu bisa ditransfer tahun ini,” ujarnya, Jumat (22/12/2023).
Sementara DBH Migas 2023 yang sudah diterima Pemkab Bojonegoro sebesar Rp1,13 triliun. Pemkab sendiri memproyeksikan penerimaan DBH Migas sebesar Rp1,7 triliun. Adanya tambahan DBH Migas itu sehingga juga berpengaruh terhadap penerimaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang akan diterima oleh desa.
“Kalau dari tambahan Rp860 miliar itu dikalikan 12,5 persen sudah mendekati angka Rp100 miliar. Artinya kalau ini didistribusikan ke desa akan mendapat tambahan ADD yang lumayan besar,” ujar Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto.
Informasi yang diterima beritajatim.com, transfer pusat yang diterima Pemkab Bojonegoro dari DBH Migas terakhir pada triwulan empat sebesar Rp456 miliar. Dana transfer pusat itu masuk ke kas daerah pada pertengahan November 2023. [lus/ted]






