Surabaya (beritajatim.com) – Calon Wali Kota petahana, Eri Cahyadi, menyatakan rasa syukurnya setelah mendapatkan nomor urut 1 dalam pengundian nomor urut Pilkada Surabaya yang digelar di Hotel Haris Gubeng, Surabaya, Selasa (26/9/2024).
Eri menegaskan bahwa nomor 1 merupakan simbol persatuan yang akan membawa semangat baru bagi seluruh warga dan pendukungnya.
“Alhamdulillah pengundian ini kita dapat nomor 1, masio dredeg iki mau (meski deg-degan ini tadi). Engkel-engkelan sampe neng ndokor (ngotot sampai atas),” ungkap Eri Cahyadi usai pengundian.
Ia melihat nomor 1 sebagai simbol persatuan antara partai politik, masyarakat, serta pasangan calon wali kota dan wakilnya yang berkomitmen menyusun program terbaik untuk Surabaya. “Hari ini Surabaya bisa ditunjukkan bersatu,” tambahnya.
Eri menekankan bahwa program-program yang akan dijalankan selama masa kepemimpinannya berfokus pada kepentingan masyarakat. “Kita harus menomorsatukan masyarakat, sehingga program-program yang dirancang bersama parpol dan dikerjakan di DPRD dan Pemkot nantinya bertujuan menomorsatukan masyarakat,” ujarnya.
Eri juga menyoroti beberapa program prioritas yang sudah berjalan selama masa kepemimpinannya, seperti penurunan angka stunting, pengentasan kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan penurunan angka kematian ibu dan anak.
“Ini semua sudah menunjukkan hasil yang baik dan harus kita lanjutkan sampai mencapai titik maksimal,” tegasnya.
Saat ditanya mengenai cuti kampanye, Eri menjelaskan bahwa dirinya akan mematuhi jadwal cuti yang telah ditetapkan. “Cuti kita seperti yang ditetapkan tanggal 25, tidak lagi di kantor, kita sudah melakukan kampanye,” kata Eri.
Ia juga memastikan semua fasilitas dinas, termasuk rumah dinas, akan dilepaskan selama masa cuti. “Itu sudah fasilitas negara, dan kami baru bisa gunakan kembali setelah masa cuti berakhir,” jelasnya.
Soal target suara, Eri menegaskan bahwa tujuannya adalah kesejahteraan warga Surabaya. “Sebanyak-sebanyaknya untuk menciptakan kemaslahatan umat, targete warga Surobyoo sejahtera,” ujar Eri dengan optimis.
Menyikapi tingginya persentase pemilih muda, yang mencapai 52 persen, Eri mengaku sudah memiliki peta pemilih muda dan berkomitmen untuk lebih melibatkan mereka dalam pembangunan kota.
“Kegiatan pemilih muda kita akan minta masukan mereka, meski selama ini sudah kita lakukan dengan musrenbang dan pembangunan Surabaya Expo, tapi kami ingin memasifkan lagi,” pungkasnya.
Eri berharap, dengan nomor urut 1 sebagai simbol persatuan, seluruh elemen masyarakat Surabaya dapat bergerak bersama menuju kota yang lebih sejahtera dan berdaya saing. [asg/beq]






