Bondowoso (beritajatim.com) – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, tidak hanya untuk penanganan kebakaran, tetapi juga dalam berbagai situasi darurat lainnya.
Dalam sehari, Sabtu (26/7/2025), dua kejadian darurat berhasil ditangani secara sigap oleh tim Damkar, yakni evakuasi hewan liar dan kendaraan mogok yang terjebak di gang sempit.
Pada pukul 09.53 WIB, Damkar menerima laporan dari Andre, Ketua RT di kawasan Jalan HOS Cokroaminoto Gang Rantai Mas RT 26 RW 02, tentang keberadaan seekor Lutung Jawa yang berkeliaran di atap rumah warga. Hewan ini membuat resah karena dikhawatirkan masuk ke dalam rumah, terutama dapur. “Warga sempat berupaya menggiring hewan tersebut, namun tak berhasil. Karena khawatir akan keselamatan dan potensi gangguan, kami menghubungi Damkar,” jelas Andre.
Tim Damkar yang terdiri dari P. Jon, P. Edy S, P. Suaman, P. Isratul, dan P. Zaenal langsung diterjunkan ke lokasi. Proses evakuasi berjalan lancar, dan hewan berhasil diamankan tanpa melukai diri sendiri maupun warga sekitar.
Plt. Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Bondowoso, Martanto, menegaskan bahwa penanganan satwa liar merupakan bagian dari tugas kedaruratan yang selama ini mungkin belum banyak diketahui masyarakat. “Evakuasi hewan, baik itu ular, kucing terjebak, maupun primata seperti lutung ini, rutin kami tangani. Kesigapan tim kami adalah bentuk pelayanan terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Tak berselang lama, pukul 12.00 WIB, tim Damkar kembali menerima laporan darurat dari kawasan Kutakulon, tepatnya Gang Kenari/Pasar Lama RT 25 RW 05. Sebuah mobil milik warga bernama Hilyas mengalami mogok setelah digunakan mengantar barang. Posisi mobil yang berada di gang sempit membuat warga kesulitan memindahkannya. “Mobil sempat digunakan mengantar barang. Saat hendak dinyalakan kembali, tiba-tiba mogok. Karena terjebak di gang sempit, mobil tak bisa keluar. Warga langsung mendatangi markas Damkar,” terang Martanto.
Evakuasi dilakukan oleh tim Damkar yang terdiri dari P. Jon, P. Edi S, P. Isratul, P. Mahfsud, P. Dani, P. Helga, dan P. Zaenal. Proses pemindahan kendaraan berjalan aman dan lancar tanpa insiden berarti.
Martanto juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu untuk menghubungi Damkar jika menghadapi kondisi darurat, termasuk kejadian non-kebakaran. Menurutnya, pelayanan Damkar terbuka untuk berbagai jenis kedaruratan yang mengancam keselamatan atau kenyamanan masyarakat. [awi/ian]






