Jakarta (beritajatim.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan terhadap dua kepala daerah secara terpisah. Tangkap tangan pertama, KPK menanggkap terhadap Wali Kota Madiun Maidi dan di lokasi lain, KPK menangkap Bupati Pati Sudewo.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, dalam OTT di Kota Madiun, KPK mengamankan sejumlah 15 orang yang 9 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Salah satunya Walikota Madiun,” kata Budi kepada wartawan.
Selain itu tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah. “Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun,” ujarnya.
Sementara itu, lanjut Budi, KPK juga mengamankan Bupati Pati Sudewo. “Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangkap di Pati adalah Sdr. SDW (Sudewo, red),” katanya.
Namun Budi belum menjelaskan, kaitan atau perkara apa yang menjerat Sudewo. “Saat ini, Ybs sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim di Polres Kudus,” ujar Budi singkat. [hen/aje]






