Surabaya (beritajatim.com) – Pengunjung dan karyawan Tunjungan Plaza dihebohkan dengan ADR (24) warga Keputran yang nekat melompat dari lantai 3 parkiran Tunjungan Plaza Mall, Jumat (14/10/2022) sekitar pukul 22.15 WIB. Aksi ADR menambah panjang daftar orang yang bunuh diri di Mall terbesar di Surabaya ini.
Pantauan beritajatim, ADR ditemukan tak bernyawa dengan posisi tengkurap di lorong arah parkiran TP3 atau Tunjungan Plaza 3. Peristiwa ini diketahui oleh pedagang sekitar yang berjualan di samping persis tembok Mall jalan Kaliasin. Beberapa pedagang mendengar suara benda terjatuh yang cukup keras.
Karena curiga, mereka menghubungi pihak keamanan untuk melihat keadaan. “Yang menemukan pertama Affandi, Satpam di sini. Karena menerima laporan dari pedagang sekitar,” ujar salah satu petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Surabaya.
[berita-terkait number=”2″ tag=”bunuh-diri”]
Mendapati ada mayat, petugas keamanan panik. Bahkan, mereka sempat bersitegang dengan awak media yang datang dengan meminta tidak mengambil gambar walaupun hanya dari gerbang. Salah satu Satpam yang bersitegang tersebut adalah Dheky. Walaupun telah diberi kartu tanda pengenal, nada suaranya meninggi walaupun akhirnya rekan-rekan security lainnya meminta maaf atas kejadian tersebut. “Ini kenapa ya ambil foto-foto. Maaf harus nunggu manajemen,” ujar Dheky.
Sirine ambulance, polisi dan tim inafis saling bersahutan. Para petugas secara bergantian datang dan melaksanakan tugasnya. Proses olah TKP selesai sekitar pukul 23.00 WIB. AKP Marji Wibowo Kanit Reskrim Polsek Tegalsari memberikan keterangan singkat. Membenarkan dugaan bunuh diri. Namun, untuk memastikan, dia berjanji akan menyelidiki. “Masih penyelidikan. Sekarang dibawa ke RS Dr. Soetomo,” katanya.
ADR memakai baju hitam, celana jeans, sandal jepit hijau, dan membawa tas hitam berukuran kecil. Di dalamnya terdapat kartu identitas. Diketahui, ia adalah salah satu karyawan Top Ten Club Coyote Bar. Beberapa celotehan dari karyawan terdengar oleh beritajatim.com. Kejadian bunuh diri di Tunjungan Plaza merupakan kesekian kalinya. “Sudah sering. Itu memang tempatnya. Dulu pernah di dalam mal juga,” kata salah satu karyawan.
[berita-terkait number=”2″ tag=”tunjungan-plaza”]
Beritajatim lantas mencari informasi tragedi bunuh diri di Tunjungan Plaza Mall. Benar saja, setidaknya ada 5 kejadian bunuh diri termasuk dengan ADR dari tahun 2017-2022. Pada tahun 2017, seorang pria yang tidak diketahui identitasnya nekat loncat dari lantai 5 sekitar pukul 21.00 WIB. Ia ditemukan dengan kondisi mengenaskan, kepala pria ini luka parah, kaki kanan, pinggul hingga tangan patah.
Setahun kemudian, tepatnya 11 April 2018, Michael Mulyuno yang berprofesi sebagai dokter lulusan dari salah satu kampus negeri di Surabaya ditemukan tergeletak tengkurap setelah terjun bebas dari lantai 8 TP6 Surabaya. Korban mengenakan baju bermotif batik berwarna putih biru dengan bawahan celana berwarna krem.
Tujuh bulan kemudian, 29 November 2018, Rafif Misbahuddin (22) memilih mengakhiri hidupnya dengan loncat dari parkiran apartemen Peak Residence Tunjungan Plaza (TP) 5 Surabaya, sebelum wisuda. Lalu, 8 Maret 2021, ED pria paruh baya warga Tulungagung meloncat dari lantai 2 dan meninggal. [ang/suf]
Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119






