Ngawi (beritajatim.com) – Cuaca ekstrem kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ngawi. Hujan deras dan angin kencang menyebabkan pohon sandan dengan diameter batang sepanjang 100 sentimeter tumbang di Jalan Supriyadi Dusun Nglarangan, Desa Karangasri Kecamatan/Kabupaten Ngawi pada Jumat (31/3/2023) siang.
Akibatnya, pohon itu menimpa garasi mobil milik Hartatik, warga setempat. Tak hanya itu, cabang pohon turut menimpa kabel penerangan desa setempat sepanjang 10 meter.
Kapolsek Ngawi AKP Suyadi membenarkan jika pihaknya bersama BPBD Ngawi dan relawan telah melakukan penanganan. Lantaran pohon tersebut juga tumbang melintang jalan. Besarnya pohon membuat petugas perlu waktu hampir dua jam untuk evakuasi.
BACA JUGA:
Waspada, 5 Jalan di Ngawi Rawan Pohon Tumbang
“Pukul 13.15, kami mendapatkan informasi dari Kades Karangasri Pak Haryono, akibat hujan deras dan angin kencang, pohon sandan tumbang melintang jalan dan menimpa garasi rumah warga. Serta, menimpa kabel penerangan milik pemdes setempat,” kata Suyadi pada beritajatim.com.
Suyadi menyebut jika dalam kejadian itu total kerugian Rp 5 juta. Pun, tak ada korban jiwa dan tak ada korban luka dalam kejadian itu. Kini batang pohons udah selelsai divekauais dan jalan sudah kembali lancar.
Namun, dalam penanganan pohon tumabng, salah satu anggota BPBD Ngawi bernama Angga sempat terkena batang pohon. Kini Angga telah mendapatkan perawatan di Puskesmas terdekat.
BACA JUGA:
Dua Kali Pohon Tumbang di Jalan Raya Ngawi-Solo Timpa Truk Tronton
“Ceritanya saat memotong batang dekat akar, selesai dipotong batangnya ini terjungkat terus kena anggota BPBD ini. Segera oleh petugas dibawa ke puskesmas terdekat untuk dapat perawatan,” pungkasnya.
Diketahui, menurut perkiraan BMKG, bakal terjadi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Ngawi hingga 1 April 2023. Suyadi mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan segera menghubungi petugas jika terjadi dampak dari bencana alam. [fiq/suf]






