Ngawi (beritajatim.com) – Sudah dua kali terjadi pohon tumbanh di Jalan Raya Ngawi-Solo tepatnya di Desa Kebon Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Yang kedua terjadi pada Rabu (14/12/2022) dan menimpa sebuah truk tronton yang sedang parkir. Sebelumnya, sempat ada kejadian serupa pada Senin (12/12/2022) lalu.
Agung Prasetyo, Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi membenarkan kejadian itu. Dari dua kejadian itu, tidak ada korban jiwa. Namun, kejadiannya sama yakni terjadi saat malam hari usai hujan deras disertai angin kencang yang melanda Ngawi.
Kejadian pertama pada Senin lalu tidak mengakibatkan korban jiwa. Namun, arus lalu lintas empat tersendat. Pohon juga sudah dievakuasi langsung oleh warga sekitar dan relawan.
“Sementara untuk kejadian pada Rabu malam yakni sekitar pukul 20.00 WIB, pohon tumbang melintang jalan dan menimpa truk tronton yang sedang parkir di pinggir jalan. Kami yang mendapatkan laporan dari warga langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi pohon tersebut,” kata Agung, Kamis (15/12/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pohon-tumbang-ngawi”]
Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat kejadian, sopir truk tronton tengah beristirahat di warung. Kemudian, arus lalu lintas juga sepi sehingga tak ada pengguna jalan yang tertimpa ataupun menabrak pohon tumbang tersebut.
Dia menyebut lokasi dua kejadian itu berdekatan dan memang banyak pohon besar di pinggir jalan tersebut. Kuat dugaan ada lagi pohon lain yang berpotensi tumbang. Pihaknya mengingatkan pada instansi terkait agar segera melakukan pemangkasan dahan dan menebang sekalian pohon yang sudah lapuk.
“Karena jika dibiarkan lama-lama nanti bisa membahayakan pengguna jalan. Untung dua kejadian tidak menimbulkan korban jiwa. Kami juga meminta pada masyarakat jika di dekat lingkungannya ada pohon yang rapuh, sebaiknya segera ditebang saja jika dianggap membahayakan,” katanya.

Diketahui wilayah Ngawi masih berpotensi terjadi hujan deras disertai angin kencang.BPBD Ngawi dalam hal ini terus menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrim dan apabila terdapat kejadian serupa ataupun lainnya dapat menghubungi nomor pelayanan BPBD Ngawi. (fiq/ted)






