Zurich (beritajatim.com) – Cristiano Ronaldo akhirnya bisa tenang menjalani Piala Dunia terakhirnya tahun depan. Sebab, kapten timnas Portugal itu dipastikan hanya menjalani skorsing satu laga dari peluang tiga laga.
“Skorsing Ronaldo sudah dijalani ketika Portugal membantai Armenia 9-1 (16/11/2025). Kini, dia bisa tampil sejak matchday pembuka fase grup Piala Dunia 2026,” tulis Record berdasarkan konfirmasi dari FPF (PSSI-nya Portugal) dan FIFA.
Wacana CR7–julukan Ronaldo–dihukum tiga laga muncul usai melihat pelanggaran yang dilakukannya saat Portugal dikalahkan Irlandia 0-2 (14/11/2025). Kala itu, Ronaldo dikartu merah pada menit ke-59 usai menyikut Dara O’Shea.
Nah, yang membuat peluang Ronaldo diskors hingga tiga laga adalah bunyi salah satu pasal kode disiplin FIFA. Yakni bab dua pasal 14(i) menyatakan yang berbunyi: “pemain dan ofisial akan diskors karena pelanggaran setidaknya tiga pertandingan atau periode waktu yang sesuai untuk penyerangan, termasuk menyikut, memukul, menendang, menggigit, meludah, atau memukul lawan atau orang selain ofisial pertandingan.”
Ternyata setelah dikaji ulang, sikutan Ronaldo terhadap O’Shea tidak masuk kategori parah. Jadi, kapten Al Nassr itu cukup menjalani skorsing satu pertandingan.
Piala Dunia 2026 bakal krusial bagi Ronaldo. Ya, ajang yang akan dimainkan di AS, Kanada, dan Meksiko itu bakal jadi yang terakhir bagi Ronaldo.
Pemilik 5 Ballon d’Or itu bakal menjadi pemain pertama dalam sejarah yang tampil di enam edisi Piala Dunia. Rival abadinya, Lionel Messi, juga bisa mencatatkan sejarah serupa. Bedanya, Messi belum memastikan keikutsertaannya di skuad Argentina di Piala Dunia 2026 meski tim tango telah memastikan lolos dan mengusung misi back to back juara. (dio)






