Mojokerto (beritajatim.com)– Dalam rangka membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh dan profesional, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menjalani pembinaan fisik dan mental secara intensif. Kegiatan tersebut sebagai bekal dasar bagi para CPNS.
Kegiatan yang digelar di halaman dalam Lapas Kelas IIB Mojokerto ini meliputi penguatan fisik, teknik dasar bela diri praktis, serta simulasi pengendalian gangguan keamanan. Seluruh materi dilatihkan langsung oleh petugas bersertifikat yang berpengalaman di bidang keamanan dan pengendalian tahanan.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan menegaskan pentingnya pembinaan ini sebagai bekal dasar bagi para CPNS. “Petugas pemasyarakatan tidak hanya dituntut cakap administratif, tetapi juga harus sigap secara fisik dan tangguh menghadapi situasi darurat,” ungkapnya, Senin (7/7/2025).
Tak hanya fisik, para CPNS juga dibekali materi kedisiplinan, etika profesi, serta nilai-nilai integritas sebagai pondasi dalam menjalankan tugas di lingkungan pemasyarakatan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan mereka mampu membentuk karakter disiplin, bertanggung jawab, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas di masa depan. [tin/aje]






