Malang (beritajatim.com) – Dalam rangka menciptakan investor muda yang berkualitas, galeri investasi Bursa Efek Indonesia Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (BEI FEB Unisma) mengadakan Sekolah Pasar Modal basic.
Acara ini diadakan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai investasi di pasar modal khususnya bagi mahasiswa dan generasi milenial.
Dekan FEB Unisma, Nur Diana, SE., MSI., CMA., CBV., CERA., menjelaskan bahwa sekolah pasar modal diadakan secara hybrid dengan tema “Becoming A Successful Millennial Investor: Strategies And Challenges In The Capital Market”.
Ia melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap kokoh di tengah gejolak ekonomi global, pasar modal Indonesia di sepanjang tahun 2023 juga menunjukkan kinerja yang menguat.
“Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tahun 2023 mencapai 6,16%, yang ditutup pada level 7.272,79. Kinerja positif tersebut telah membawa IHSG berada di peringkat kedua pada bursa ASEAN,” ujar Diana, Minggu (14/7/2024).
Dijelaskan Dekan FEB Unisma, keberhasilan kinerja pasar modal Indonesia tidak terlepas dari sinergi seluruh pemangku kepentingan dan lembaga terkait. Pemerintah mempermudah akses pasar modal dan berupaya menarik minat masyarakat, terutama generasi muda, dengan platform digital.
“Dalam menarik minat ataupun partisipasi masyarakat pada pasar modal. Edukasi investasi sejak dini sangat penting untuk membentuk generasi investor yang cerdas dan bijaksana,” ujar dekan lulusan UB dan UGM ini.
Pihaknya berharap, dengan kegiatan mahasiswa memperoleh ilmu dan strategi bermanfaat dalam berinvestasi di pasar modal. Sekolah pasar modal ini menjadi langkah pengenalan pasar modal kepada masyarakat, terutama para mahasiswa maupun akademisi.
“Ilmu yang disampaikan para narasumber diharapkan masyarakat bisa mengerti dan bisa mengambil keputusan investasi. Sekolah Pasar Modal Basic ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif bagi para milenial dalam memulai perjalanan mereka di dunia investasi. Semoga peserta dapat menjadi investor yang sukses dan bijaksana di masa depan,” tutur Dekan FEB Unisma.
Terdapat dua narasumber yang dihadirkan, yaitu Dyan Fajar Mahardika selaku Executive Trainer PT Bursa Efek Indonesia dan Zanuar Priyatno selaku Senior Representative PT. Indo Premier Sekuritas Malang. Kedua narasumber berpengalaman dan ahli dalam bidang pasar modal.
Dyan Fajar Mahardika membahas tentang dasar investasi pasar modal. Ia memberikan tips dan trik untuk mengidentifikasi peluang investasi yang potensial. Ia menjelaskan berbagai tantangan atau pertimbangan yang mungkin dihadapi oleh para investor muda dan bagaimana cara menghadapinya dengan bijak.
Sementara itu, Zanuar Priyatno memberi wawasan mendalam mengenai strategi investasi yang efektif serta pentingnya diversifikasi portofolio. Zanuar menjelaskan secara singkat tentang aplikasi IPOT serta bagaimana milenial dapat memanfaatkannya untuk keuntungan mereka. [dan/suf]






