Pamekasan (beritajatim.com) – Korps Sukarela (KSR) Unit Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Ke-2 sebagai upaya mencetak relawan muda yang tangguh, disiplin, dan berjiwa kemanusiaan.
Kegiatan yang mengusung tema ‘Merajut Kebersamaan dan Mengukir Jejak Kemanusiaan’, diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai program studi (prodi) dan digelar di Markas Unit Kegiatan Khusus (UKK) KSR Unit IAI Al-Khairat Pamekasan, Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan, Sabtu hingga Senin (24-26/1/2026).
Program rutin yang dilaksanakan dalam tiga hari kedepan, diisi beragam jenis materi yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta pengenalan dasar-dasar kepalangmerahan.
Koordinator UKK KSR Unit IAI Al-Khairat Pamekasan, Moh. Jailani menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan untuk membekali calon anggota KSR di unit yang dipimpinnya dengan materi pengetahuan dan keterampilan dasar, khususnya sebelum mereka terjun langsung dalam kegiatan kemanusiaan.
“Melalui diklatsar ini, kami berharap rekan-rekan peserta nantinya mampu memahami nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial sebagai relawan dan memberikan manfaat bagi sesama,” kata Moh Jailani.
Dalam kesempatan tersebut, UKK KSR PMI Unit IAI Al Khairat Pamekasan juga melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pamekasan, guna menyampaikan materi kepada para peserta. “Beberapa materi di antaranya Kepalangmerahan, kepemimpinan, pertolongan pertama, manajemen bencana, kedisiplinan, serta latihan fisik dan mental,” ungkapnya.
Sementara Staf Bidang SDM PMI Pamekasan, Khairul Rasyid mengapresiasi antusiasme peserta selama pelaksanaan Diklat Dasar. “Para peserta cukup antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan semangat tinggi meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan selama pelatihan,” jelasnya.
“Oleh karena itu kami berharap melalui kegiatan ini dapat terus melahirkan relawan-relawan yang siap berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat luas,” pungkasnya. [pin/kun]






