Ngawi (beritajatim.com) – Berniat istirahat usai menimba ilmu sembari refreshing, siswa-siswi kelas XII SMAN 1 Sidoarjo beserta guru harus menanggung duka. Seorang guru BK dan salah seorang siswa meninggal dalam kecelakaan maut. Diinformasikan kecelakaan maut terjadi usai mereka melakukan kunjungan ke Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Bus yang ditumpangi salah satu rombongan kelas XII itu menabrak truk muatan rambutan yang pecah ban di Tol Ngawi Solo KM 577 A masuk Desa Watualang Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada Kamis (18/01/2024) pukul 20.30 WIB.
Ari Tulus Purwanto, salah seorang guru SMAN 1 Sidoarjo yang turut mendampingi siswa di bus lain mengatakan, rombongan tour itu berangkat ke Yogyakarta pada Selasa (16/01/2024).
“Kunjungan ke kampus Universitas Gadjah Mada dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Tujuannya untuk mengenalkan ke kelas XII bagaimana perkuliahan itu. Kemudian, juga kiat-kiat untuk masuk kuliah. Kemudian, kami ke museum Merapi dan Malioboro,” terang Ari saat mendampingi sejumlah siswa yang mengalami luka di RS Widodo Ngawi, Jumat (19/01/2024) dini hari.
Kegiatan itu rutin dilakukan setiap tahun. Selain mengajak siswa untuk refreshing, mereka juga mendapatkan ilmu saat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Ya kalau waktu kejadiannya saya gak tahu pasti. Bus yang saya tumpangi tadi sebenarnya di depan bus yang kecelakaan ini. Cuma, kami belok ke Rest Area 575 dulu. Setelah 10 menit kami istirahat di rest area, ternyata salah satu bus rombongan kami kecelakaan,” terang Ari.
Saat ini, dia masih menunggu orang tua siswa dan mendampingi para siswa yang mengalami luka dan masih menjalani perawatan di RS Widodo Ngawi.
Sebelumnya diberitakan, bus pariwisata yang terguling di Tol Ngawi-Solo masuk Desa Ngale Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi,Jawa Timur ternyata mengangkut rombongan wisata SMAN 1 Sidoarjo pada Kamis (18/01/2024). Bus tersebut sudah selesai mengantar rombongan SMA tersebut dari Yogyakarta dan hendak kembali ke Sidoarjo.
Bus yang mengangkut 30 lebih penumpang itu melalui tol Ngawi. Saat mendekati lokasi kejadian yakni KM 575 A bus tersebut berjalan di belakang sebuah truk. Tak disangka, truk tersebut mengalami pecah ban hingga terguling. Bus pariwisata yang berada di belakang truk itu tak bisa menghindar.
Alhasil, bus tersebut menabrak truk tersebut hingga akhirnya bus tersebut ikut terguling dan masuk ke saluran air di pinggir jalan tol. AKibatnya, puluhan penumpang mengalami luka-luka.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan terhadap korban luka yang dibawa ke RSUD dr Soeroto, RS Widodo, dan RS At Tin Husada. Sementara, badan bus yang terguling masih diupayakan untuk segera dievakuasi.
Sebelumnya, Bus pariwisata sekolah asal Sidoarjo Jawa Timur terguling di Tol Ngawi-Solo, KM 575 A masuk Desa Ngale Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (18/01/2024) pukul 20.30 WIB. Satu orang dikabarkan meninggal dunia karena kejadian itu.
Kejadian berawal saat bus pariwisata yang hendak kembali ke Sidoarjo dari Yogyakarta itu berjalan dibelakang truk. Sampai di dekat lokasi kejadian, truk mengalami pecah ban. Sopir bus tak bisa menghindar, hingga akhirnya menabrak truk tersebut. Bus tersebut sampai terguling di bahu jalan.
Hingga saat ini, sejumlah korban luka sudah dibawa ke RS Widodo Ngawi. Untuk korban meninggal sudah dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi. Korban meninggal dikabarkan adalah seorang guru dari rombongan bus tersebut.
Pihak Satlantas Polres Ngawi masih melakukan olah TKP dan fokus mengevakuasi badan bus. Belum diketahui, berapa jumlah korban luka dari kecelakaan tersebut. [fiq/aje]






