Tuban (beritajatim.com) – Bus Simasganteng milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban semakin eksis di kalangan masyarakat, mulai dari antar jemput untuk kalangan pelajar, jalan-jalan keliling kota untuk umum, penambahan armada dan kini dipergunakan untuk penumpang yang hendak ke stasiun Bojonegoro.
Adapun semua program tersebut tidak dipungut biaya alias gratis, baik untuk pelajar, masyarakat Kabupaten Tuban yang hendak ke Stasiun Bojonegoro.
Bahkan, sebelumnya launching penambahan armada Bus Simasganteng gen 2 berjumlah 20 juga turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang mendukung program ini dan terus dikembangkan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Bambang Irawan menyampaikan tujuan Bus Simasganteng untuk pengantaran penumpang ke stasiun Bojonegoro untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.
“Kami Pemerintah Kabupaten Tuban berkomitmen untuk memberikan akses mudah untuk masyarakat Tuban yang hendak ke stasiun Bojonegoro dengan menggunakan Bus Simasganteng,” terang Bambang Irawan.
Harapannya dengan hadirnya program ini masyarakat bisa memanfaatkan Bus Simasganteng, karena ini tidak dipungut biaya sama sekali.
Sementara itu, secara teknis Kepala Bidang Lalulintas DLHP Tuban, Yuli Imam Isdarmawan menyampaikan, sejak tanggal 9 April 2025 kemarin dilakukan trial rute Tuban-Bojonegoro dan sebaliknya.
“Untuk saat ini posisi sudah operasional dan sekaligus tahap sosialisasi, sedangkan yang naik rata-rata perhari ada 8-10 orang dari kapasitas tempat duduk 19 orang dengan load faktor masih di angka 42 persen,” ungkap Imam sapanya.
Adapun jadwal dari Tuban start pukul 05.00 Wib sampai 16.00 Wib dan dari Bojonegoro start pukul 07.30 Wib sampai 18.30 Wib dengan total 20 armada Bus Simasganteng.
“Untuk respon masyarakat dari kemarin sudah viral di Kabupaten Bojonegoro, harapannya semakin menarik masyarakat untuk menggunakan jasa armada Simasganteng dan banyak masyarakat yang antusias,” pungkasnya. [ayu/aje]






