Bojonegoro (beritajatim.com) – Bus pariwisata yang mengangkut rombongan asal Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Ngasem Kabupaten Bojonegoro mengalami kecelakaan. Peristiwa itu menimbulkan dua korban tewas dan banyak yang mengalami luka-luka.
Kecelakaan Bus Pariwisata PO Queen Trans nomor polisi K 7627 OC dengan kendaraan dump truk nomor polisi A 9059 ZA itu terjadi di jalan tol Gempas jurusan Banyuwangi-Surabaya, tepatnya di KM 786 B, masuk Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (2/12/2023) sekitar pukul 01.45 WIB.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pasuruan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Deni Eko Prasetyo mengatakan, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi diduga karena pengemudi bus Khusnul Khuluq (34). warga Desa Dukuh Kembar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, kurang konsentrasi.
Akibatnya, pengemudi bus Khusnul Khuluq dan kenek bus Dermawanto (30), warga Desa Lopang, Kecamatan Kembang Bahu, Kabupaten Lamongan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, lima orang penumpang, yang terdiri dari dua orang perwakilan biro travel, dua orang guru, dan seorang siswi SMKN Ngasem mengalami luka-luka.
BACA JUGA:
Bus Pariwisata Terbakar Saat Didempul di Bengkel Widodaren Ngawi
“Saat ini, kelima korban luka-luka semuanya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, Pasuruan,” ujar Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Deni Eko Prasetyo, Sabtu (2/12/2023).
Sementara lawannya, dump truk nomor polisi A 9059 ZA dikemudikan Slamet Mahmudin (57) dengan kenek Kodrat (56), keduanya warga Desa Sumberagung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Sopir dump truk mengalami luka namun keneknya selamat.
Menurut Deni, rombongan bus SMKN Ngasem Kabupaten Bojonegoro tersebut hendak pulang setelah melakukan Kunjungan Industri di wilayah Provinsi Bali. Sebelum kejadian, bus berjalan di jalur lambat. Namun, sesampainya di lokasi kejadian diduga pengemudi kurang konsentrasi kemudian menabrak kendaraan dump truk yang berjalan di depannya.
“Posisi akhir kendaraan dump truk berhenti terguling di bahu jalan sebelah kanan dengan muatan tercecer di lajur cepat dan lajur lambat. Untuk kendaraan bus berhenti di lajur bahu luar menghadap ke barat,” kata Deni.
BACA JUGA:
Bus Pariwisata Adu Moncong dengan Mobil Boks di Lamongan
Berikut ini data kelima penumpang bus yang mengalami luka-luka:
1.Trimurti Ningsih (46), perwakilan dari Biro Travel, warga Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, mengalami luka pada telapak kaki kanan dan bahu tangan kanan memar.
2. Anto (34), crew dari Biro Travel, warga Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, mengalami luka pada pelipis dan pipi kiri lecet.
3.Dewi Maisaroh (30), Guru SMKN Ngasem, warga Kecamatan Dender, Kabupaten Bojonegoro, mengalami luka pada kaki kanan patah, pipi kanan lecet.
4.M Abdul Aziz (33)Th, Guru SMKN Ngasem, warga Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, mengalami luka pada bahu kanan dan punggung terasa nyeri.
5.Inggar Ganesha Satunggal Putri (16) Siswi SMKN Ngasem, warga Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, mengalami luka pada paha kaki kanan terasa nyeri.
[lus/beq]






