Magetan (beritajatim.com) – Langkanya solar di Magetan turut berdampak bagi petani. Salah satunya, Gianto warga Desa Patihan, Kecamatan Karangrejo, Magetan, Jawa Timur.
Gianto mengaku petani di desanya mengalami kesulitan akibat langkanya solar. Terlebih, saat ini sudah selesai musim panen dan petani mulai menggarap sawah. Selain untuk mengairi sawah menggunakan mesin pompa air bermesin diesel, banyak pula yang tengah membajak sawah menggunakan mesin traktor yang juga butuh BBM solar.
[berita-terkait number=”4″ tag=”solar-langka”]
Gianto sendiri memilih untuk mengantre menggunakan truk miliknya. Karena dia hanya buruh tani yang tak memiliki lahan sawah sehingga akan kesulitan mengurus surat rekomendasi untuk dapat BBM solar jika beli pakai drum. Dia kemudian membagi solar yang sudah masuk ke tangki truk. Kemudian dimasukkan ke mesin traktor.
“Petani dan buruh tani terdampak langkanya solar. Di SPBU jarang sekali ada. Kalau ada harus antre 2 sampai 5 jam. Saya juga antre bawa truk. BBM Solar saya isikan ke truk. Sampai rumah sebagian saya keluarkan lagi untuk BBM mesin traktor bajak sawah,” kata Gianto, Senin (15/8/2022)
Dia mengharap pasokan solar segera aman, karena tak hanya kali ini petani bakal butuh solar, tapi sepanjang musim tanam bagi yang masih mengandalkan pengairan menggunakan pompa air bermesin diesel. [fiq/suf]






