Ponorogo (beritajatim.com) – Teka-teki pemilik Ford Everest, mobil warna putih yang berada di tengah-tengah alas (hutan) kayu putih di Ponorogo, terjawab sudah. Sang pemilik adalah Ahmad Romadhoni (29), warga Desa/Kecamatan Babadan Ponorogo.
Mobilnya terjebak di tengah-tengah alas kayu putih itu bukan karena hal mistis atau korban google map. Namun memang karena terjebak di jalan yang berlumpur dan amblas.
“Tidak kesasar atau dikerjain makhluk halus. Ya karena pas jalan itu habis hujan dan penuh lumpur, sehingga keplentong (terjebak) tidak bisa jalan,” kata Doni, panggilan Ahmad Romadhoni, Sabtu (19/2/2022).
Pemilik showroom mobil bekas Prabu Motor itu menceritakan pada saat hari Jumat (18/2) pagi itu, dirinya sengaja olahraga lari-lari di kawasan alat kayu putih di Dusun Trenceng Desa Mrican Kecamatan Jenangan Ponorogo.
Nah, saat lari-lari itu, dirinya diikuti oleh sang sopirnya di belakang dengan menggunakan mobil Ford Everest warna putih tersebut.
“Jadi ya lari-lari pagi di alat kayu putih. Kebetulan ditemani sopir yang mengendarai mobil di belakang saya,” katanya.
Saat di lokasi jalan yang berlumpur akibat habis hujan, ternyata mobil sulit berjalan. Malah tanah yang berada di bawah ban belakang amblas. Akhirnya, ban belakang juga ikut amblas kurang lebih 10 centimeter.
“Karena hanya dua orang, tidak mungkin untuk diangkat. Akhirnya mobil dikunci dan saya serta sopir pulang ke rumah,” katanya.
Sebenarnya, kata Doni mobilnya itu mesin dobel gardan, sehingga tenaganya cukup kuat. Namun, sayangnya ban yang digunakan tidak cocok untuk offroad. Sehingga berada di kubangan lumpur saja, sudah tidak bisa keluar.
“Akhirnya mobil baru diderek dengan mobil dobel gardan lainnya pada sore harinya,” ungkapnya.
Diceritakan sebelumnya, mobil penumpang model Sport Utility Vehicle (SUV) bermerek Ford Everest ditemukan di tengah-tengah alas (hutan) kayu putih, masuk Dusun Trenceng Desa Mrican Kecamatan Jenangan Ponorogo. Mobil tak bertuan itu diduga berada disitu sejak Jumat (18/2) dini hari dalam keadaan semua pintu terkunci. Sangat aneh, mengingat jalan yang dilewati itu, merupakan jalan buntu.
“Aneh sekali, mobil penumpang kok berada di jalan yang terjal bebatuan di tengah-tengah alas (hutan) kayu putih,” kata salah satu warga Sutris Maji.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ponorogo”]
Sutris menceritakan dirinya mendapatkan laporan adanya mobil warna putih yang tidak ada orangnya di perkebunan. Setelah dicek, ternyata benar, mobil bernomor polisi S 1137 NB berada di jalan buntu. Kedua roda belakang mobil terjebak jalan berlumpur, sehingga roda keduanya amblas 10 centimeter. Banyak warga sekitar yang penasaran, ikut melihat keberadaan mobil tersebut.
“Warga ya penasaran, ada mobil kayak gitu disini. Entah apa itu mobil curian atau apa masih bingung ini warga,” katanya.
Biasanya yang melewati jalan di tengah perkebunan kayu putih ini, jenis truk atau mobil barang. Tadi pagi, dari informasi warga yang mencari rumput di kebun, ada dua orang bukan warga sekitar sedang berteduh di gubuk. Lokasi gubuk tersebut tidak jauh dari mobil mewah itu.
“Lokasinya jauh dari jalan raya. Kejadian ini belum kita laporkan ke polisi,” pungkasnya. [end/but]






