Surabaya (beritajatim.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya menandatangani Nota Kesepahaman. Penandatanganan dilaksanakan pada tanggal 1 September 2022 di Ruang Sidang Senat Gedung Rektorat ITS Lantai 2 Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.
Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Umum Dan Sumber Daya Manusia BPJS Ketenagakerjaan, Abdur Rahman Irsyadi dan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M. Eng.
BPJS Ketenagakerjaan dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember menandatangani kerjasama dalam beberapa bidang yaitu; terkait dalam bidang Pendidikan, bidang Penelitian, serta bidang Pengabdian kepada Masyarakat.
Pada kesempatan tersebut juga dihadiri oleh Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Deny Yusyulian serta Kepala kantor Cabang Utama BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa, Indra Iswanto.
Pada Sambutannya, Abdul Rahman Irsyadi menyebutkan bahwa kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan serta Universitas di Indonesia sudah berjalan sebanya 24 Universitas dan dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember ini adalah kerjasama yang ke 25.
“Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan ini juga mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dimana Mahasiswa yang belajar di ITS dapat melakukan pemagangan di BPJS Ketenagakerjaan dimanapun berada untuk mempersiapkan diri untuk terjun di dunia kerja setelah menempuh studi di ITS,” kata Abdul Rahman Irsyadi.
Rektor ITS Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M. Eng. menyampaikan dalam sambutannya bahwa program KKN di ITS tidak merupakan kewajiban namun dari bidang pengabdian masyarakat menyiapkan program pemagangan atau praktik kerja yang serupa.
“Sehingga kehadiran BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi mahasiswa yang sedang melakukan pengabdian masyarakat sangat berarti untuk melindungi mahasiswa dari berbagai resiko sosial,” kata Prof Mochamad Ashari.
Dari sisi pendidikan, imbuh Prof Mochamad Ashari, ITS mempunyai program-program untuk meningkatkan kuallitas human capital yang ada di BPJS Ketenagakerjaan melalui program S2 dan S3 dengan kuliah secara online bisa juga menempuh S2 dengan program by research.
[berita-terkait number=”4″ tag=”BPJS-ketenagakerjaan”]
Ditemui dalam kesempatan tersebut, Indra Iswanto menyebutkan bahwa selama ini sudah terjalin kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Salah satunya kerja sama dengan mendaftarkan sebanyak total 731 karyawan tetap dan 33 Karyawan kontrak ITS yang berstatus Non ASN dan telah mengikuti 4 program BPJS ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun.
“Perlindungan Jaminan Sosial yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya untuk pekerja formal saja. Mahasiswa yang sedang melakukan pemagangan atupun yang sedang melakukan praktik Kuliah Kerja Nyata juga berhak untuk mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial karena para mahasiswa tersebut juga rentan mengalami risiko sosial saat melakukan aktivitasnya. Selain itu juga pekerja proyek yang ada di lingkungan kampus juga bisa dilindungi 2 program jaminan sosial yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja dan jaminan Kematian melalui segmen Jasa Konstruksi,” papar Indra Iswanto. [but]






