Sampang (beritajatim.com) – Jembatan poros penyambung dua Desa Daleman dan Pesarenan Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, telah ambruk sejak 2020 silam dan kondisi saat ini sungguh sangat menghawatirkan. Papan jembatan yang kerap diperbaiki secara swadaya oleh warga setempat ternyata tidak bertahan lama karena patah bahkan sampai berlobang.
Salamo salah satu warga berharap terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) setempat mempercepat pembangunan yang sudah terdengar ditelinga warga setempat.
“Kami dengar akan perbaikan di tahun ini,” ucapnya dengan penuh harap. Selasa (15/4/2025)
Saat dikonfirmasi melalui via seluler, kenapa pemenanang lelang jembatan poros di Desa Daleman masih belum ada di LPSE Kabupaten Sampang.
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Candra Romadhoni Amin jawab dengan singkat. Saat ini masih dalam tahap proses dokumen “Semoga dibulan ini sudah bisa tayang,” tuturnya.
Diketahui sebelumya, bahwa jembatan poros yang berada di Desa Daleman itu akan dibangun di tahun ini.
Soalnya untuk anggaran yang dari pusat sudah masuk ke Daerah per 31 Desember kemarin, dengan pagu anggaran sekitar 2,186 Miliar.
Sementara untuk tahapannya. Januari sampai bulan Maret tahap proses mempersiapkan pelelangan dan pengawasan.
Untuk pelaksanaannya Insya Allah bulan April, soalnya Jembatan itu ditarget harus selesai ditahun ini.
Akan tetapi hingga saat ini, yang seharusnya sudah masuk ketahap pelaksanaan tak kunjung jelas pemenang lelang jembatan setempat. [sar/but]






