Surabaya (beritajatim.com) – Borneo FC tampil dominan pada babak pertama saat menjamu Arema FC dalam lanjutan pekan ke-23 Super League Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Kamis (26/2/2026) malam. Hingga turun minum, tim berjuluk Pesut Etam memimpin dengan skor meyakinkan 3-0.
Meski penguasaan bola relatif berimbang, efektivitas menjadi pembeda utama pada 45 menit pertama. Borneo FC mampu memaksimalkan hampir seluruh peluang yang didapat, sementara Arema FC kesulitan menciptakan ancaman berarti ke gawang tuan rumah.
Gol pembuka lahir cepat saat laga baru berjalan tujuh menit. Caxambu mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan matang dari M Anez. Sepakan pemain asal Brasil itu tak mampu diantisipasi lini belakang Arema FC.
Keunggulan tersebut meningkatkan kepercayaan diri skuad asuhan tuan rumah. Pada menit ke-26, Juan Villa menggandakan keunggulan Borneo FC. Pemain asal Kolombia itu sukses menyelesaikan peluang di kotak penalti dan membuat publik Stadion Segiri kembali bersorak.
Juan Villa kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Arema FC menjelang babak pertama usai. Pada menit ke-42, gelandang berusia 26 tahun itu mencetak gol keduanya setelah menerima assist dari Peralta. Skor 3-0 pun bertahan hingga jeda.
Secara statistik, Borneo FC mencatatkan 52 persen penguasaan bola, sementara Arema FC 48 persen. Namun efektivitas menjadi faktor kunci. Dari empat tembakan yang dilepaskan Borneo FC, tiga mengarah tepat sasaran dan seluruhnya berbuah gol.
Sebaliknya, Arema FC hanya mampu mencatat dua percobaan dan belum satu pun mengancam langsung ke gawang. (faw/ian)






