Surabaya (beritajatim.com) Seorang bocah asal Tandes berinisial P menjadi korban gendam Jumat, 8 Agustus 2025 kemarin. Dalam peristiwa itu, dua pelaku yang belum diketahui identitasnya berhasil menggondol sepeda motor Honda Beat bernopol L 3014 DAV.
Dari informasi yang dihimpun Beritajatim.com, saat itu korban sedang berboncengan dengan seorang teman. Mereka lantas melintas di Jalan Manukan Krajan dan dihentikan oleh dua pria yang tidak dikenal. Setelah berhenti, kedua pria dewasa itu menanyakan sebuah alamat kepada korban.
Korban yang curiga lalu tidak menghiraukan. Ia berusaha kembali mengendarai sepeda motornya. Namun, saat itu salah satu pelaku mengajak tos tangan. Korban yang mengendarai sepeda motor mengurungkan niat dan berhenti. Kedua pelaku lalu memisahkan korban.
Teman P dibonceng oleh salah satu pelaku mengendarai sepeda motor korban. Saat itu, pelaku yang membonceng teman P beralasan ingin membantu saudara. Sementara, P ditinggal di lokasi.
“Setelah ditinggal sejenak, P kemudian diantar pulang oleh pelaku. Namun, temannya sempat hilang dan ditemukan kemudian di wilayah Ngemplak, Sambikerep,” kata SE salah satu tetangga korban, Selasa (26/8/2025).
Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tandes Iptu Jumeno Warsito membenarkan peristiwa tersebut. Korban juga sudah melapor ke Polsek Tandes. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku.
“Iya mas benar, korban sudah membuat laporan. Sebenarnya lepas sepeda motor korban itu di Sambikerep, wilayah Lakarsantri. Tapi tetap kita terima laporannya korban,” tuturnya. [ang/aje]






