Mojokerto (beritajatim.com) – Diduga menghindari pengendara sepeda angin, bocah penumpang sepeda motor tewas terlindas truck tronton box nopol L 9950 UP di Jalan Airlangga, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Senin (5/2/2024). Korban MA (9) tewas dengan kondisi mengenaskan.
Saat itu, korban digonceng Arianah (44) warga Desa Claket RT 01 RW 02, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto mengendari sepeda motor Yamaha Mio nopol S 4030 QQ dari arah selatan ke utara atau dari Pacet ke Mojosari. Sampai di lokasi kejadian, diduga pengendara menghindari pengendara sepeda angin.
Pengendara tiba-tiba mengambil haluan ke kanan, di saat bersamaan datang dari arah belakang truck tronton box nopol L 9950 UP yang dikendarai Budi Santoso (59). Akibat jarak yang sudah dekat, sopir asal Desa Bambe RT 09 RW 03, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik tak bisa menghindar.
Korban yang terjatuh ke arah kanan terlindas ban truk bagian belakang. Korban asal Jalan Airlangga Gg 2 RT 02 RW 01, Kelurahan Kauman, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto tewas di lokasi kejadian. Petugas dari Unit Laka Satlantas Polresta Mojokerto datang ke lokasi.
Petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Usai diidentifikasi, jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto untuk dilakukan visum.
Salah satu penjual kopi, Zuhrotul Aini (45) mengatakan, kedua kendaraan melaju dari arah Pacet ke Mojosari. “Ibunya jatuh sebelah kiri, anaknya jatuh sebelah kanan kemungkinan terlindas. Korbannya anak kecil sekitaran umur kelas 1 SD, laki-laki,” bebernya.
Sukarelawan pengatur lalu-lintas (Supertas), Yulianto menuturkan, korban terlindas roda truk yang melintas searah. “Saya tahunya ibunya sudah menangis, sudah meninggal kelihatan (korban). Dari jauh terlindas truk,” ujarnya.
“Kecelakaan lalu-lintas diduga karena kurang hati-hatinîya atau lalainya pengendara sepeda motor Yamaha Mio nopol S 4030 QQ berpindah haluan ke kanan tanpa mengantisipasi situasi dan kondisi arus lalu lintas yang berjalan dibelakangnya,” jelas Kasat Lantas Polres Mojokerto, Iptu Muhammad Hariyazie Syakhranie. [tin/ian]






