Surabaya (beritajatim.com) – Seorang balita perempuan berinisial C, berusia 4 tahun di Kelurahan Asemrowo, Surabaya terkunci di dalam kamar mandi, pada Senin (14/7) petang.
Peristiwa tersebut sontak membuat keluarganya panik, penyebabnya diduga karena kondisi kunci pintu kamar mandi macet serta tidak bisa dibuka kembali.
Karena panik, keluarga balita dan kakeknya sudah berusaha merusak pintu kamar mandi namun tidak berhasil. Akhirnya, sang kakek meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya untuk evakuasi.
Kabid Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Wasis Sutikno mengatakan bahwa balita tersebut berhasil dievakuasi dengan selamat oleh petugas, setelah ia terkunci sendirian di kamar mandi selama 30 menit.
“Tim Rescue turun di lokasi kejadian, melakukan koordinasi dan evakuasi. Proses evakuasi berhasil sekitar pukul 17.23 WIB, dengan kondisi adek yang sehat,” kata Wasis, Senin (14/4).
Wasis menjelaskan bahwa penyebab terkuncinya balita berusia 4 tahun ini adalah karena kunci pintu kamar mandi macet. Untuk menyelamatkannya, petugas terpaksa merusak rumah kunci menggunakan hooligan tools.
“Kami datang membuka pintu kamar mandi dengan hooligan tools. Bersyukur korban tidak ada luka dan selamat,” jelasnya.
Wasis mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua di Surabaya, agar selalu berhati-hati saat mengawasi anak-anak. Menurutnya, peristiwa serupa harus diantisipasi agar tidak menimbulkan risiko yang lebih fatal.
“Jika menghadapi situasi darurat seperti ini, segera hubungi Call Center 112 Kota Surabaya. Kami siap membantu,” pungkasnya. [ram/ian]






