Kediri (beritajatim.com) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung mengadakan sosialisasi Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS) di Kelurahan Tamanan, pada Rabu (31/05/2023).
Kegiatan Sosialiasi tersebut dibuka oleh Deputi Bank Indonesia Kediri Wihujeng Ayu Rengganis, dalam acara tersebut hadir Dinkop UKM, Disperindag, Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, Majelis Ulama Indonesia dan Tim dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung serta Paguyuban Pedagang Soto Tamanan Bok Ijo.
Dalam sambutannya, Wihujeng Ayu Rengganis mengatakan, pihak Bank Indonesia Kediri sangat mendukung adanya Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat, terutama dalam membangun ekosistem halal serta industri halal agar terus tumbuh. Karena, kuliner halal merupakan bagian dari ekonomi syariah yang tiap tahun terus berkembang di Indonesia.
BACA JUGA : Wali Kota Kediri Serahkan Hadiah Pada Pemenang Wali Kota Cup Basketball Tournament
Pengembangan ekonomi syariah memiliki prospek yang sangat luar biasa. Tidak hanya di Indonesia, bahkan hingga mancanegara. Hal tersebut sejalan dengan misi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yakni, mewujudkan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia. Hal itu juga disambut baik oleh Gubernur Jawa Timur dengan menjadikan Jawa Timur sebagai pusat industri halal Indonesia.

Lebih Lanjut dikatakan Wihujeng, upaya-upaya dalam mengembangkan ekosistem halal dan ekonomi syariah menjadi perhatian Bank Indonesia. Salah satunya dengan mendorong terbentuknya zona kuliner halal di Kelurahan Tamanan.
“Bank Indonesia tentu sangat mendorong dan memberikan perhatian terhadap zona kuliner halal di Kelurahan Tamanan,” tambahnya.
BACA JUGA : DPMPTSP Kota Kediri Tanamkan Pemahaman Perizinan Berusaha Berbasis Risiko pada 40 Pelaku Usaha
Sementara itu, Syamsul Umam dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung mengatakan, sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang sudah mempunyai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan sudah terakreditasi di Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sangat mendukung langkah Bank Indonesia Kediri.
“Kami sangat mendukung upaya Bank Indonesia dalam mengembangkan dan membentuk zona kuliner halal Soto Tamanan Bok Ijo. Kami sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri yang tentu menyambut baik kegiatan ini, dan kegiatan ini selaras dengan instruksi Rektor UIN Tulungagung dalam membantu target pemerintah untuk menjadikan indonesia sebagai poros industri halal dunia,” terangnya.
Lebih lanjut disampaikan Umam, bahwa pemilihan lokasi Soto Ayam Tamanan Bok Ijo sebagai kawasan kuliner halal sudah tepat. Karena Soto Ayam Tamanan Bok Ijo merupakan kuliner khas Kediri yang sudah terkenal apalagi lokasinya strategis, dan sudah memenuhi kriteria sebagai zona kuliner halal.
BACA JUGA : Revitalisasi Alun Alun Kediri, Ratusan Pohon Dirobohkan
“Pemilihan Soto Tamanan Bok Ijo sebagai zona kuliner halal sudah tepat, karena selain salah satu kuliner Kota Kediri yang sudah melegenda, lokasinya juga sangat stretegis di sebelah Terminal Bus Tamanan, da hanya perlu perbaikan sarana dan prasarana yang sudah ada,” tambahnya.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua Paguyuban Soto Tamanan Bok Ijo Tohadi. Dirinya sangat menyambut baik adanya rencana Soto Tamanan Bok Ijo dijadikan sebagai zona kuliner halal, karena dengan adanya zona kuliner halal akan menambah nilai ekonomi bagi para pedagang Soto Bok Ijo Tamanan.
“Kami para pedagang Soto Tamanan Bok Ijo tentu sangat menyambut baik rencana soto tamanan dijadikan zona kuliner halal. Selain bisa menambah nilai ekonomi juga para pembeli akan merasa nyaman ketika mengkonsumsi soto tamanan,” ucapnya. [nm/ted]






