Malang (beritajatim.com) – Memilih program studi saat mendaftar Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2025 bukan hanya soal minat, tapi juga strategi. Salah satu cara meningkatkan peluang lolos adalah dengan mempertimbangkan jurusan yang memiliki peminat sedikit.
Data terbaru dari Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM) mengungkap sejumlah jurusan yang sepi peminat. Hal ini berpotensi menjadi jalan tikus untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) favorit.
Jurusan yang jarang diminati biasanya memiliki tingkat persaingan lebih rendah, sehingga peluang diterima lebih besar. Meski begitu, memilih jurusan tetap harus mempertimbangkan bakat, minat, serta prospek karier ke depan.
Selain itu, memahami data pendaftaran dari tahun sebelumnya juga menjadi langkah penting untuk menyusun strategi SNBP 2025. Berikut data lengkap jumlah pendaftar SNBP 2024 di UB dan UM
Universitas Brawijaya (UB): Dari total 31.368 pendaftar, hanya 3.662 calon mahasiswa diterima melalui SNBP. Sebagian besar pendaftar memilih UB sebagai pilihan pertama (27.002 orang), sementara sisanya memilih sebagai pilihan kedua (12.575 orang).
Universitas Negeri Malang (UM): Pendaftar SNBP UM mencapai 27.380 peserta pada 2024, dengan 2.955 di antaranya berhasil lolos. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan tingginya minat pada UM.
Berdasarkan data tahun sebelumnya, berikut adalah jurusan di UB dan UM yang memiliki peminat rendah. Jika Anda mencari peluang besar untuk lolos SNBP, jurusan-jurusan ini layak dipertimbangkan:
Jurusan Sepi Peminat di Universitas Brawijaya (UB):
1.Seni Rupa Murni (S1): 40 peminat
2.Sosial Ekonomi Perikanan (PSDKU Kediri) (S1): 61 peminat
3.Desain Grafis (D4): 87 peminat
4. Akuakultur (PSDKU Kediri) (S1): 88 peminat
5. Bahasa dan Sastra Prancis (S1): 93 peminat
6. Instrumentasi (S1): 111 peminat
7. Teknologi Bioproses (S1): 114 peminat
Jurusan Sepi Peminat di Universitas Negeri Malang (UM):
1.Teknologi Rekayasa Manufaktur (D4): 0 peminat
2. Teknologi Rekayasa Otomotif (D4): 0 peminat
3. Teknologi Rekayasa dan Pemeliharaan
4. Bangunan Sipil (D4): 0 peminat
5. Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi (D4): 0 peminat
6. Teknologi Rekayasa Sistem Elektronika (D4): 0 peminat
7. Perpustakaan Digital (D4): 0 peminat
8. Animasi (D4): 0 peminat
Strategi Maksimalkan Peluang di SNBP 2025
Untuk meningkatkan peluang lolos, pertimbangkan langkah berikut:
Pilih jurusan dengan tingkat keketatan rendah. Jurusan sepi peminat sering kali menawarkan peluang lebih besar.
Cocokkan minat dan bakat. Jangan sekadar memilih karena peluang lolos lebih tinggi, tetapi pastikan jurusan sesuai minat Anda.
Perhitungkan nilai rata-rata rapor. Pastikan nilai Anda berada di atas rata-rata yang diterima pada jurusan tersebut tahun sebelumnya.
Proses pendaftaran SNBP 2025 akan berlangsung pada 4-18 Februari 2025. Pastikan Anda mempersiapkan diri dengan baik, termasuk memilih jurusan secara strategis. Dengan memahami data dan menerapkan strategi yang tepat, peluang Anda untuk diterima di PTN favorit bisa semakin besar. [dan/aje]






