Sampang (beritajatim.com) – Warga di Kabupaten Sampang, lebih lega menghadapi bencana kekeringan tahun ini. Pasalnya, musim kemarau 2024 tidak akan berlangsung lama dan segera tiba musim penghujan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Candra Romadhani Amin mengatakan. Berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) musim kemarau di Kabupaten Sampang sebenarnya telah berjalan sejak Mei 2024 lalu. “Sesuai rilis dari BMKG, kemarau tahun ini berlangsung pendek dari tahun sebelumnya,” terangnya, Sabtu (10/8/2024).
Pria yang akrab disapa Candra ini menambahkan, meski kemarau, di wilayah Sampang sendiri beberapa kali diguyur hujan dan ini menandakan cuaca tidak menentu. “Karena musim El Nino sudah menghilang tapi digantikan oleh La Nina atau kemarau basah,” imbuhnya.
Namun, pihaknya tetap mengimbau kepada warga untuk selalu waspada menghadapi beberapa potensi bencana yang bisa terjadi, diantaranya banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.
“Kami harap kepada warga untuk tetap siaga menghadapi kemarau basah saat ini, karena tidak menutup kemungkinan cuaca bisa berubah dan memicu adanya bencana. Terutama letak kota yang berada di bawah rata-rata air laut memicu banjir musiman saat terjadi hujan deras di utara,” pungkasnya.[sar/kun]






