Surabaya (beritajatim.com) – Memiliki mobil mewah tentu saja impian banyak orang. Jika sanggup membelinya, tentu akan jadi barang yang sangat dijaga dan dirawat dengan baik.
Termasuk pula dengan mobil sport. Pemiliknya tentu akan sangat hati-hati saat mengendarainya.
Seorang pengemudi asal Inggris mengalami nasib malang saat mengendarai mobil mewah Ferrari 488. Dia mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil tersebut sejauh 4 Kilometer, dan Ferrari itu baru saja dibelinya.
Dikutip dari Indiatimes.com, insiden itu terjadi di Derbyshire pada 1 April 2022, yang bertepatan dengan perayaan April Mop. Mobil mewah itu mengalami kerusakan parah setelah pemiliknya kurang berhati-hati saat mengemudi.
Unit Jalan Raya Kepolisian Derbyshire mengunggah foto-foto setelah kecelakaan itu terjadi di Twitter. Mereka mengatakan pengemudi yang membeli Ferrari beberapa jam sebelum kecelakaan terjadi tidak terluka.
Tidak ada mobil lain yang terlibat dalam kecelakaan itu. Artinya, insiden naas itu terjadi murni akibat ulah pengendara.
Derby. 1st April. Driver bought a Ferrari this morning and crashed it after driving it less than 2 miles. No injuries. #DriveToArrive pic.twitter.com/X4IMuflPa5
— Derbyshire Roads Policing Unit (@DerbyshireRPU) April 1, 2022
Menurut polisi, pengemudi telah mengendarai mobil kurang dari 2 mil atau sekitar 4 Kilometer dari dealer. Mobil itu juga baru saja diserahterimakan dari dealer kepada pembeli.
“Pengemudi membeli Ferrari pagi ini dan menabrakannya setelah mengemudikan kurang dari 2 mil. Tidak ada cedera.”
Foto-foto yang dibagikan oleh polisi menunjukkan kap depan kendaraan penyok, dengan goresan di seluruh bagiannya.
Ada juga lecet di trotoar, yang semakin mendukung gagasan bahwa Ferrari menabrak pembatas jalan ke samping. Diduga pengemudi sedang dalam kondisi terburu-buru.
“Layanan Ambulans East Midlands memberi tahu kami tentang laporan tabrakan di St Alkmund’s Way di Derby tepat sebelum jam 11 pagi hari ini. Satu kendaraan terlibat dalam tabrakan itu. Tidak ada korban luka yang dilaporkan,” kata juru bicara Kepolisian Derbyshire.
“Mobil dipindahkan dari jalan dan pengemudi mengatur pemulihan mereka sendiri. Pengemudi tidak ditangkap atau didakwa dengan pelanggaran apa pun,” tambah mereka.
Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya kecakapan dalam mengemudi. Jadi meskipun bisa membeli mobil mewah, kendaraan tetap bisa rusak parah akibat kemampuan mengemudi yang buruk. Apalagi, mobil mewah memang membutuhkan tingkat kecakapan mengemudi yang baik. (adg/beq)






