Malang (beritajatim.com) – Mochmad Anton alias Abah Anton memantapkan diri bersama Dimyati Ayatulloh sebagai calon kepala daerah di Pilwali Kota Malang. Mereka diusung oleh PKB, Partai Demokrat dan PAN.
“Beliau memang bukan orang politik tetapi saya melihat ada sosial yang begitu besar dari dirinya. Inilah yang saya cari. Dia tidak mencari pekerjaan karena beliau sudah mapan,” ujar Abah Anton, Selasa, (27/8/2024).
Dimyati sendiri mengaku proses dirinya hingga akhirnya maju dalam kontestasi Pilwali Kota Malang begitu cepat. Setelah mendapat rekom dari PKB, Partai Demokrat dan PAN dia akan langsung membangun konsolidasi dengan kerabat, teman dan jaringan lainnya yang ada di Kota Malang.
“Jadi setelah keliling mengambil rekom saya sebenarnya belum sempat membangun konsolidasi. Jadi prosesnya sangat cepat. Setelah ini saya akan bertemu dengan teman-teman alumni disekolah. Kebetulan saya asli Mergosono, alumni SMPN 2 Kota Malang dan SMAN 1,” ujar Dimyati.
Dimyati Ayatulloh, adalah arek Malang dan pengusaha dengan latar belakang yang kuat di bidang teknik elektro dan alat kesehatan. Ia telah membangun karier yang luar biasa selama lebih dari dua dekade.
Lahir pada 27 Februari 1974 di Malang, Jawa Timur, Dimyati menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Elektro di Universitas Gajayana Malang pada tahun 1999 dengan tesis tentang pemasangan kapasitor bank pada instalasi pabrik gula.
Prestasi dan perjalanan profesionalnya menunjukkan ketangguhan dan dedikasi yang tak tergoyahkan.
Dimyati melanjutkan pendidikannya dengan meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat dari Institute of Health Science Strada pada tahun 2022, dengan tesis yang menganalisis hubungan antara kemudahan penggunaan yang dirasakan dan kualitas layanan terhadap kepercayaan pada alat radiografi digital di rumah sakit rujukan COVID-19.
Penelitiannya ini menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui teknologi.
Karier profesionalnya penuh dengan pencapaian yang signifikan. Dimyati memegang posisi sebagai Technical Service Head Medical di PT. Fujifilm Indonesia sejak 2019, di mana ia bertanggung jawab atas manajemen layanan radiologi dan ultrasound, serta pengaturan harga suku cadang dan tenaga kerja.
Di samping itu, ia juga berperan sebagai Direktur Operasional di Tri Indo Global, mengelola jaringan layanan untuk merek-merek besar seperti Midea, Philips, dan Toshiba.
Sebelumnya, Dimyati juga pernah menjabat sebagai Direktur di PT LG Electronics Service Indonesia, di mana ia memimpin spin-off LGEIN dan LGEID, serta mengatur berbagai aspek keuangan dan kontrol biaya.
Dengan pengalaman ini, Dimyati menunjukkan keahliannya dalam manajemen operasional dan teknis, serta kemampuannya dalam memimpin tim besar dengan efisiensi yang tinggi.
Kombinasi antara latar belakang teknik yang solid dan pengalaman manajerial yang luas menjadikan Dimyati Ayatulloh seorang profesional yang berharga di berbagai industri yang ia geluti. (luc/ian)






